Nasional

Grand Syekh Al Azhar Silaturahmi ke PBNU Bahas Islam Nusantara

Grand Syekh Azhar Silaturahmi ke PBNU

JAKARTA – Grand Syekh al-Azhar Mesir Prof. Dr. Syekh Ahmad Ath-Thayyeb akan berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada hari Rabu (02/05). Untuk kunjungan silaturahim ini, PBNU menyiapkan sebuah forum bertema “Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia”.

Baca: Jokowi Utus Din Syamsuddin Undang Grand Syaikh Al Azhar ke Indonesia

Pemimpin tertinggi al-Azhar ini bakal disambut Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj beserta para kiai dan pengurus lainnya di auditorium PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB.

Grand Syekh al-Azhar tiba di Istana Merdeka Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (30/4) dan diterima langsung Presiden Joko Widodo. Hari ini hadir dalam pembukaan High Level Consultation of World Muslim Scholars on Wasatiyyah Islam (HLC-WMS) yang bakal berlangsung di Bogor dan Jakarta pada 1-4 Mei 2018. Ulama dan juga cendekiawan Muslim dari berbagai negara dijadwalkan akan menghadiri HLC-WMS.

Steering Commite HLC-WMS yang juga Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini berharap bisa forum tersebut berkontribusi konkret bagi dakwah Islam yang ramah pada level internasional. Hal ini relevan, lanjut Helmy, seiring banyaknya konflik dan gejolak yang belakangan kerap mengguncang dunia internasional.

Baca: Bantah Ustadz Abdul Somad, Ini Penjelasan Ulama Al Azhar Tentang Islam Rahmatan Lil Alamin

Memuji Indonesia

Grand Syekh al-Azhar melalui delegasinya Prof. Dr. Abdul Mun’im Fuad bersama rombongan dari Mesir juga berkunjung ke kantor PBNU pada Mei 2015, menjelang Muktamar Ke-33 NU. Mereka menyampaikan salam hormat dan maaf karena Grand Syekh al-Azhar berhalangan datang langsung ke PBNU.

Di hadapan pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Mun’im Fuad menyatakan kekagumannya pada NU. Menurutnya, NU dengan massanya yang besar bahkan mayoritas di Indonesia berani pasang badan melindungi hak-hak dasar warga Indonesia yang memiliki keragaman suku, keyakinan, agama, bahkan paham politik.

Baca: Mufti Azhar: Bahaya Paham Pengkafiran

Pada 2016 lalu Grand Syekh berkunjung ke Indonesia seiring pertemuan rutin Majelis al-Hukama al-Muslimin di Jakarta. Grand Syekh saat itu memuji bangsa Indonesia sebagai negeri yang telah dipilih Allah untuk menyebarkan lslam yang menyerukan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat serta menjaga orisinalitas.

Menurut Ahmad ath-Thayyeb, bangsa Indonesia juga telah mampu menyingkap khazanah keislaman yang suci serta nilai-nilai hukum Islam dan akhlaknya dengan mewujudkan nilai keadilan, persamaan, sikap terbuka pada orang lain, serta memotivasi untuk memiliki sumber-sumber kekuatan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. (SFA/Islami.Co)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jokowi Jamu Makan Para Ulama dengan Sop Buntut | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: