Headline News

Golkar Pinang Ridwan Kamil dan ‘Tendang’ Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Jum’at, 27 Oktober 2017 – 13.04 Wib,

SALFYNEWS.COM, JAKARTA – Benarkah rumor Golkar Pindang Ridwan Kamil dan ‘Tendang’ Dedi Mulyadi di Pilgub Jawa Barat? Sebelumnya santer kabar berita pengakuan Kang Dedi Mulyadi yang “dipalak” oleh seseorang melalui sambungan telpon, Dedi mengaku diminta menyediakan uang mahar sebesar Rp 10 miliar agar mendapat surat rekomendasi penunjukan sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat dari DPP Partai Golkar. Bahkan keluarnya surat bodong dari DPP Golkar yang sempat beredar diluar.

Baca: Denny Siregar dan Surat “Bodong” DPP Golkar Calonkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

“Dengan tegas dia katakan kalau Anda tidak kasih Rp 10 miliar, jangan menyesal Anda tidak dapatkan apa-apa. Saya katakan tidak apa-apa, besok saya tidak jadi apa-apa juga enggak apa-apa,” kata Dedi (27/09/2017).

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar disebut-sebut bakal mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan anggota DPR RI, Daniel Muttaqien, sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan bertarung pada Juni 2018.

Ridwan Kamil membenarkan adanya komunikasi dirinya dengan Partai Golkar. Namun, hingga kini belum ada keputusan soal dukungan Partai Beringin itu padanya.

“Iya betul saya sudah ditelepon Pak Nurdin Halid (Ketua Harian DPP Partai Golkar),” kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 26 Oktober 2017.

Posisi tawar yang dibangun Gerindra, menurut Kang Emil, adalah meminta posisi calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

Baca: Gerindra “Tendang” PKS dan Deddy Mizwar-Syaikhu di Pilgub Jabar

“Golkar meminta syarat posisi wakil gubernur. Saya bilang kepada Pak Nurdin, itu harus dikomunikasikan dulu bersama PPP,” ucap pria berkacamata tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai situasi ini. Ia mengaku akan menjelaskan posisinya pada pekan depan.

“Enggak apa-apa. Santai saja. Minggu depan deh saya sampaikan semuanya. Tempatnya nanti saya kasih tahu,” kata Bupati Purwakarta dua periode tersebut saat dikonfirmasi.

Di sisi lain, PPP sudah mendeklarasikan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jabar, untuk mendampingi Ridwan Kamil.

PDIP Dukung Dedi Mulyadi?

Sikap berbeda ditunjukan PDIP dalam membangun posisi politik di Pilkada Jabar 2018. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut malah mengundang Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara Curah Gagasan di Hotel Horison, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 25 Oktober lalu.

Usai memberikan sambutan, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, Dedi Mulyadi memiliki kedekatan khusus dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarno Putri.

Baca: Pilgub Jabar, Golkar, Hanura dan PDIP Bentuk Koalisi Nasionalis ‘Pancasila’

“Kami memiliki kedekatan. Tetapi pindah tidaknya seseorang dari partai politik, itu merupakan pilihan pribadi. PDIP tidak ada niatan mendorong orang yang memiliki pilihan partai untuk pindah,” ujar Hasto.

Hasto juga melihat gagasan yang disampaikan Dedi Mulyadi, sangat dibutuhkan masyarakat Jabar. Kendati, ia juga mengonfirmasi, seluruh tokoh yang diundang memiliki kesempatan politik yang sama untuk diusung PDIP di Pilkada Jabar 2018. (SFA)

Sumber: Berbagai Media

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: