Fokus

Fredrich Bilang Video Pamer Kemewahan Editan, Ini Jawaban Pedas Najwa Shihab

Rabu, 29 November 2017 – 16.12 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Kuangan Sri Mulyani memberikan tanggapan terhadap pengacara Setya Novanto, Frederich Yunadi Yang tengah pamer kekayaan ketika diwawancara oleh Najwa Shihab.

Menurutnya, perilaku pengacara kondang tersebut meringankan tugas Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, untuk menelusuri data-data orang kaya yang ada di Indonesia.

Baca: Inilah 7 Fakta Keterkaitan Hilman Wartawan Metro TV dengn Setya Novanto

Ia mengatakan, apa yang dilakukan pengacara tersebut adalah voluntary disclouse atau dengan sukarela menyatakan diri terkait harta dan kekayaan yang dimilikinya. Informasi ini sungguh berguna untuk otoritas pajak khususnya untuk menggali penerimaan pajak.

Punya mobil ini tersebut sangat bagus jika ada orang bilang saya kaya Dia sesungguhnya melakukan tadi voluntary disclouse,” katanya di Gedung Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sontak saja video itu viral di beberapa media Indonesi dan di medsos, hingga membuat Frederich gerah dan menyangkalnya, namun jurnalis senior dan presenter Najwa Shihab membantah tudingan Pengacara Setya Novanto, Frederich Yunadi tentang video wawancaranya soal kehidupan mewah sang pengacara adalah hasil editan.

“Karena yang saya upload di Youtube itu keseluruhan, seluruh omongannya pak Fredrich. Dalam cuplikan-cuplikan yang kami tayangkan di media sosial juga kami tidak memotong, itu utuh omongan pak Fredrich soal itu,” kata Najwa Shihab, Selasa, 28 November 2017.

Baca: Cuitan Mahfud MD Terkait Pengacara Setnov Tak Paham Hukum Dapat Ribuan Like

Dalam wawancara dengan Najwa Shihab yang diunggah ke YouTube, Fredrich Yunadi mengaku bahagia bergaya hidup mewah selama ini. Uang miliaran saat melancong ke luar negeri dihabiskan oleh dalam wawancara tersebut Fredrich mengaku terbiasa.

“Aku suka mewah. Sekali pergi tersebut minimum aku spend Rp tiga M jika ke luar negeri Yang saat ini, tas Hermes yang harganya Rp 1 M juga aku beli. Saya suka kemewahan,” tutur Fredrich dalam wawancara dengan Najwa pada Jumat pekan lalu, dua puluh empat November 2017.

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran pernyataan tersebut, Fredrich menyebut bahwa video di Youtube tersebut hasil editan. “Sekarang tanya aja sama Najwa sana. Youtube yang editannya orang digunakan jangan you. Gitu aja cukup jawaban saya,” kata Fredrich.

Menurut Najwa, dalam proses syuting yang dilakukan di wilayah Cilandak Timur, Jakarta, seluruh hasil wawancara ditanyangkan di Youtube. “Semua omongannya dan potongan promo/cuplikan (yang ditampilkan) bukan sesuatu yang lain dari konteksnya sama sekali, tidak. Dalam cuplikan kami (juga) cantumkan lengkapnya bisa dilihat di Youtube,” kata Najwa.

Menurut Najwa cuplikan yang di tampilkan di media sosial juga tidak edit atau menyambung-nyambungkan omongan, itu 1 kalimat utuh dari Fredrich.

Baca: Inilah Alur KPK Tetapkan Kembali Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

Lantaran isu sedang berlangsung merupakan isu Setya Novanto, dalam wawancara tersebut, Lantaran isu yang lagi menarik, jadi demikian juga seperti Tempo mengapa wawancara, sama, Murni pertimbangan jurnalistik,” kata Najwa. (SFA)

Sumber: Berbagai Media

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: