Internasional

Fatwa Mufti Wahabi Saudi: Tentara Petugas Perbatasan Boleh Tidak Puasa

Selasa, 07 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Mufti Wahabi Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz Al-Sheikh, membolehkan bagi para tentara yang ditempatkan di perbatasan selatan Saudi untuk berbuka selama bulan Ramadan, pada saat mereka tidak mampu untuk berpuasa karena ditempatkan di perbatasan karena bertugas untuk menghadang musuh. (Baca: Fatwa Nyeleneh Salafy; Dosa Besar Keluar Group Watshapp)

Surat kabar “Okaz” pada hari Senin kemarin mengutip dari keterangan Mufti dalam surat yang ditujukan kepada tentara yang ditempatkan di perbatasan, menyebutkan bahwa “Barangsiapa diantara kalian mampu berpuasa maka hendaknya berpuasa, dan barangsiapa yang tidak mampu karena ditempatkan tugas menghadang musuh serta untuk menjaga perbatasan, maka semua itu diperbolehkan untuk berbuka dan hendaknya ia mengqada’ puasanya di hari lain”. (Baca: Menteri Agama Al-Jazair: Fatwa ‘Bid’ah Maulud’ Wahabi Jauhkan Umat Islam Mencintai Nabi)

Sementara itu, terkait puasa mereka-mereka yang memperoleh beasiswa yang menjalani waktu siang yang cukup panjang di beberapa negara Barat tempat mereka belajar, (Baca: Fatwa Ulama Salafi-Wahabi Mesir: Calon Pria Boleh Intip Tunangan Saat Mandi) Mufti itu menekankan bahwa mereka harus tetap berpuasa sepanjang hari selama mereka masih mampu membedakan siang dari malam, bahkan jika siang harinya mencapai 22 jam. (SFA)

Sumber: Raialyoum

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: