Headline News

Fatwa Gila Mufti Saudi: Dilarang Melawan Israel di Masjidil Aqsha

Rabu, 02 Agustus 2017 – 15.39 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Mufti Besar dan Ketua Senior Ulama Arab Saudi, Abdul-Aziz Al Sheikh, menekankan bahwa melawan Israel atau membunuhnya di halaman Masjid Al-Aqsha hukumnya tidak diperbolehkan secara syar’i. (Baca: Menteri Agama Al-Jazair: Fatwa ‘Bid’ah Maulud’ Wahabi Jauhkan Umat Islam Mencintai Nabi)

Grand Mufti Kerajaan dalam tanggapannya kepada salah satu penelepon selama program radio lokal, mengatakan bahwa orang Yahudi menguasai tanah masjid yang berada di bawah yurisdiksi mereka dan tidak boleh melawan mereka karena tidak ada jiwa yang dicederai.

Dia juga menuduh Hamas adalah gerakan teroris dan memiliki niat tersembunyi terhadap penduduk Palestina. Demonstrasi yang digalakkan oleh banyak negara Arab dan Islam untuk pembebasan Al-Aqsa dan Jalur Gaza hanyalah propaganda yang tidak ada kebaikannya. Menurutnya, propaganda itu tidak bermanfaat sama sekali. (Baca: Bongkar Kebohongan Dr Zakir Naik Ustad Wahabi yang Anti Maulid)

Di sisi lain, dia memfatwakan diperbolehkannya meminta bantuan tentara Israel untuk menyerang Perlawanan Islam di Lebanon serta di wilayah konflik di Suriah dan Lebanon dengan dalih bahwa mereka adalah kafir. Keadaan-keadaan darurat membolehkan hal yang terlarang, ungkap dia dengan mengutip kata-kata Ibnu Taimiyah. (Baca: Mufti Suriah: Nabi Ajarkan Kasih Sayang, Toleransi dan Cinta, Bukan Membunuh dan Membom)

Ulama pembaharu Ibnu Taimiyyah mengatakan dalam dalam kitab Muharrir fil fiqh vol 2, hal 171: (tidak boleh minta bantuan dari orang musyrik kecuali hanya dalam emergency), dan dia juga berkata bahwa jika tentaranya menjadi kuat diatas mereka dan terhadap musuh apabila mereka bersama dia dan mereka memiliki pandangan baik bagi Islam maka boleh, jika tidak demikian maka tidak boleh. Muwaffaq mengatakan dalam kitab muqonni’ vol 1, hal 492: tidak boleh meminta bantuan orang musyrik kecuali diperlukan dan Yahudi bukanlah musyrik, ini lebih dekat kebenaran. (SFA)

Sumber: taiz-news

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: