Headline News

Fatah Tolak Keputusan Partai Likud Israel Soal Perluasan Kekuasaan di Tepi Barat

#FreePalestine

Senin, 01 Januari 2018 – 13.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEPI BARAT – Gerakan Fatah menyatakan penolakan dan kecamannya terhadap pemungutan suara yang dilakukan pada hari Minggu oleh anggota partai Likud untuk memperluas kendali dan penguasaan Israel atas wilayah Tepi Barat.

Baca: New York Times: Rencana Baru Saudi di Lebanon untuk Serang Hizbullah

Fatah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu malam (31/12) bahwa langkah ini merupakan sebuah pukulan bagi semua kesepakatan yang telah ditanda tangani dan provokasi yang tidak bisa ditolerir, sebagaimana yang dilaporkan kantor berita Wafa.

Fatah menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap resolusi PBB dan DK PBB yang terakhir yakni resolusi 2334 yang menegaskan bahwa Tepi Barat, termasuk Yerusalem merupakan wilayah yang diduduki”.

Berdasarkan resolusi ini, Fatah mengatakan bahwa Israel tsecara sepihak telah mengakhiri segala sesuata yang disebut sisa-sisa proses perdamaian.

Baca: Zionis Israel Pusing, Hamas Tolak Tiga Prasyarat Perundingan Tel Aviv

Fatah menjelaskan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari keputusan serius dan tidak dapat diterima ini.Fatah meminta masyarakat internasional untuk segera bertindak dalam mengendalikan kegilaan Israel ini.

Fatah juga menegaskan bahwa pemukiman dan pemukim, keberadaannya adalah illegal. Pemerintah Israel harus mengetahui bahwa bermain dengan garis merah akan menyebabkan bencana dan kekacauan.

Namun sayangnya, Israel justru mengambil keuntungan dari penolakan presiden AS Donald Trump atas legitimasi internasional dan yang berkaitan dengan Yerusalem, dan Israel terus mengumumkan perang terhadap rakyat Palestina, di tanah dan tempat-tempat suci mereka”.

Baca: BIADAB! Israel Serang Markas Militer Hamas di Jalur Gaza

Gerakan Fatah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konstanta nasional, dan tidak akan mengizinkan berlakunya satupun dari langkah yang dikecam dan ditolak ini.

Gerakan Fatah menekankan bahwa nyala api Fatah yang dinyalakan mala mini akan tetap menjadi pelindung proyek nasional sampai kemerdekaan dan pembebasan AL-Quds terwujud dan berdirinya negara Palestina. (SFA)

Sumber: Arabic Sputnik News

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: