Amerika

Fakta Baru AS Bungkam Pembantaian Super Sadis Saudi terbaru di Yaman

Trump dan Pompeo
Pompeo, Trump dan Fakta Yaman

WASHINGTON DC – Sekretaris Negara AS  Mike Pompeo melakukan pembicaraan dengan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman pada hari Senin, tetapi menurut pernyataan Departemen Luar Negeri atas pembicaraan itu, Pompeo sama sekali tidak menyebutkan serangan udara Saudi yang menghantam bus sekolah di Yaman dan menewaskan puluhan anak-anak dimana banyak diantaranya berusia di  bawah usia 10 tahun.

Baca: Haru, Ribuan warga Yaman hadiri pemakaman korban pembantaian Saudi

CNN melaporkan pada Senin (13/08) bahwa Pompeo dan Gedung Putih telah gagal untuk secara terbuka mengecam pemboman dalam beberapa hari terakhir tersebut, meski terus muncul laporan yang menunjukkan rincian mengenai insiden tragis itu.

Menurut Departemen Luar Negeri, dalam telepon tersebut, Pompeo justru “berterima kasih kepada Putra Mahkota atas dukungan Arab Saudi untuk kebutuhan stabilisasi mendesak di timur laut Suriah, keterlibatannya dengan pemerintah Irak, dan tawarannya untuk membantu Irak mengatasi kekurangan air dan listrik”.

Baca: Demo anak Yaman kecam pembantaian brutal Saudi di Saada

Sementara itu, Juru bicara Departemen Luar Negeri, Heather Nauert, juga membahas pemboman itu hanya setelah ia ditanya oleh wartawan pekan lalu. Pada saat itu, ia mengatakan AS “pasti prihatin” atas laporan serangan mematikan, tetapi ia menolak untuk mengecam Arab Saudi meski bukti-bukti  jelas menunjukkan serangan tersebut diadakan di wilayah sipil, beralasan AS belum bisa mengkonfirmasi karena tidak berada ditempat kejadian.”

Baca: Houthi: Makar Saudi, Amerika Serta Israel di Libanon dan Yaman Gagal Total

Pada Kamis (09/08), Jet tempur Arab Saudi membombardir sebuah bus yang penuh berisi anak-anak sekolah, menewaskan 51 orang termasuk 40 anak berusia sekitar 10 tahun, dan melukai 77 orang lainnya.

Serangan sangat mengerikan ini mengundang kecaman dari berbagai aktivis HAM dan masyarakat Internasional. Pada Sabtu (11/08), Komite Palang Merah Internasional mengeluarkan pernyataan yang berisi kekhawatiran organisasi tersebut atas serangan berkelanjutan koalisi Saudi terhadap warga sipil Yaman. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: