Headline News

Fake News, Saudi Ultimatum Putin & Akan Hancurkan Pasukan Rusia di Suriah dalam 3 Hari

Selasa, 27 Juni 2017 – 08.41 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Sebuah berita palsu baru tentang ultimatum Saudi ke Rusia beredar secara online. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh sejumlah media seperti beberapa contoh ini, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud mengeluarkan sebuah ultimatum de facto kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan alasan bahwa Rusia harus menghentikan “pemboman tanpa pandang bulu” dan mengancam akan menghancurkan “pasukan Rusia di Suriah dalam 3 hari”. (Baca: Damaskus Kecam Media Barat yang Bantu Teroris Sebarkan Berita Bohong)

Laporan memberikan beberapa kutipan palsu dari pangeran mahkota Saudi:

“Saya pikir ada banyak kelompok teroris di Suriah yang harus dikalahkan. Tapi orang-orang Rusia yang mencoba memperluas terorisme di Timur Tengah. Tidak sulit membayangkan betapa semangat para teroris ini dinaikkan, jelas, Rusia membantu teroris dengan menyerang militan FSA.”

“Arab Saudi tidak akan ‘lunak’ pada Rusia, kami akan memberikan ultimatum kepada Putin. Jika Rusia terus melakukan pemboman tanpa pandang bulu, kita harus menjelaskan bahwa kita akan mengambil langkah untuk mempertahankan kekuatan pada risiko yang lebih besar. Rusia harus mengingat bahwa kemampuan militer kita akan cukup untuk menghancurkan pasukan Rusia di Suriah dalam 3 hari”. (Baca: CNN Sebarkan Propaganda Barat dan Berita Palsu Tentang Iran dan Suriah)

Menurut media yang menyebarkan laporan tersebut, ceritanya dikutip dari kantor berita resmi Saudi (SPA). Namun, media yang dikelola negara Saudi belum merilis laporan ini dan tidak ada kutipan Mohammad bin Salman Al Saud yang tersedia secara online.

Cerita ini awalnya dilaporkan oleh media AWDNEWS. AWDNEWS juga berpendapat bahwa sumber laporan tersebut adalah Saudi Press Agency. Tapi link yang disediakan hanya mengarah ke versi bahasa Inggris dari agen Saudi dan tidak ada laporan semacam itu yang tersedia secara online. (Baca: Eva Bartlett Bongkar Kebusukan Media Barat dan Pro Teroris Tentang Suriah)

Fake News

Kemungkinan besar, cerita yang beredar hanyalah bagian dari media yang sedang berlangsung dan kebuntuan diplomatik seputar krisis Qatar. (SFA)

Sumber: Southfront

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: