Headline News

Eva Bartlett Bongkar Kebusukan Media Barat dan Pro Teroris Tentang Suriah

Minggu, 25 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, TIMUR TENGAH – Media-media barat dan pro teroris telah membuat muak dunia Internasional atas berita-berita bohong tentang Suriah, mereka hancurkqn kehidupan Suriah yang aman dan tentram serta penuh kedamaiaan sebelumnya. Salah satu wartawan Kanada saat sesi wawancara bersama beberapa wartawan telah membongkar fakta Suriah sebenarnya. Berikut video Eva Bartlett dengan sub title Indonesia:

Eva Bartlett Bongkar Kebusukan Media Barat dan Teroris

Dengan catatan itu, saya ingin membahas singkat saja saya telah mengunjungi Suriah 6 kali sejak 2014 2 kali bersama delegasi internasional dan 4 kali secara independen dengan biaya dan visa  pribadi, biaya sendiri dan dari menggalang  dana, dengan semua resiko dan dapat mengunjungi semua tempat yang  saya inginkan beberapa kali mengunjungi daerah Homs, Ma’loula, Lattakia, Tartus…dan Aleppo 4 kali.

Saya sebut itu Karena saya rasa penting semua orang tahu kemanapun saya pergi, saya gunakan Bahasa arab dengan warga apa yang telah dikatakan oleh kolega saya tadi bahwa warga Suriah mendukung pemeritahannya adalah BENAR apapun yang anda dengar di media korporat, adalah kebalikanya. (Baca: Damaskus Kecam Media Barat yang Bantu Teroris Sebarkan Berita Bohong)

Dengan catatan itu, apa yang anda dengar dari media korporat saya akan sebut namanya BBC, Guardian, New York Times dan lain-lain, mengenai Aleppo adalah kebalikan dari realitas yang  ada.

Sejak 2012 Aleppo telah diduduki oleh grup-grup teroris diantara mereka ada Al Nusra dan “Free Syirian Army”yang telah melakukan aksi-aksi teror kejam sama dengan al nusra juga sekejam ISIS, Ahrar al-Sham dan lainnya yang  telah memenggal kepala seorang gadis berumur 12 tahun dan entah masih dianggap biasa sejak 2012, area Aleppo yang  baru saja  dibebaskan dari pendudukan oleh grup-grup teroris tadi yang dimaksudkan. Sekitar 1,5 juta warga Aleppo telah banyak menderita pengepungan, kekurangan makanan dan obat obatan, tahunan mereka telah menderita tanpa air dan listrik dan sehari harinya menderita dibombardir oleh mereka dari mortir dan bom tabung gas yang  dibuat secara lokal dan bom “water heater” yang lebih kuat yang  dapat meratakan sebuah gedung, senjata konvensional seperti roket yang disuplai oleh barat. Setiap harinya mereka menderita serangan-serangan tersebut sekarang pun masih ada, karena masih ada  kantung-kantung teroris yang didukung barat, masih ada bom-bom mortir dan tabung gas yang berjatuhan dan masih banyak warga Aleppo yang gugur karenanya. Ini adalah alasan lain mengapa pembebasan area-area itu sangatlah penting hal itulah yang akan membawa kedamaian di Aleppo.

Kolega saya tadi menyebutkan sifat kesatuan di Suriah. Faktanya warga Suriah mengutamakan bangsanya dibandingkan sekte-sekte  agamanya ini adalah poin yang sangat penting, karena media kita. Dan media Timur Tengah telah membuat Suriah seakan sektarian. Adalah sesuatu yang  warga Suriah sendiri telah menyangkalnya dan itu adalah alat untuk membuat orang bingung, alat untuk membuat orang percaya bahwa konflik ini antara Sunni dan Bashar Assad namun sebenarnya mengingat Aleppo itu mayoritas Sunni tapi mendukung pemerintahan dan tentaranya, namun menderita dari para teroris yang mengklaim mereka sedang membebaskan warga Suriah. Poin lainnya  mengenai Aleppo adalah rumah-rumah sakit di Aleppo telah diserang, anda pasti mendengar  di media jika rumah sakit juga diserang, media tersebut mengacu pada kantung kantung Aleppo yang telah diduduki oleh para teroris dan mereka telah membuat berita-berita bohong saya bisa beri laporan akuratnya bulan April tahun ini, ada rumah sakit bernama al quds dalam upaya bersama,semua media mengatakan itu diserang dan menjadi sasaran dan rusak berat oleh pemerintahan atau Suriah. Faktanya Rusia memiliki gambar satelit yang menunjukan RS tersebut dalam kondisi yang sama, pada saat oktober 2015 tidak ada bedanya, dengan demikian tidak pernah diserang beberapa bulan kemudian koran inggris guardian telah mengatakan RS Al-Quds. (Baca: Tak Terima Kebebasan Aleppo, Media Arab dan Barat Sebarkan Hoax di Medos)

Yang diduga beberapa bulan sebelum diserang  sedang  menangani korban “senjata kimia”dan media itu tidak konsisten dengan kebohongannya namun benar ada RS yang  telah  diserang  saya pernah  ke RS Dabbit di kota Aleppo suatu RS bersalin diserang tanggal 3 Mei dan 3 wanita terbunuh seharusnya ini dibahas di PBB atau suatu grup HAM, tapi tidak.

Pada Desember 2013, RS Kindi diserang dan hancur, itu adalah RS kanker terbesar dan terbaik di Timur Tengah dihancurkan dengan bom truk oleh grup al nushra faktanya pada laporan media terkini tentang Aleppo lagi-lagi dikatakan itu serangan oleh pemerintah atau Rusia, FOX news malah dengan lancang menggunakan foto RS kindy dan dikatakan bahwa ini adalah dari are Timur Aleppo dan bahwa RS itu telah diserang oleh pemerintah atau Rusia, ini semua menunjukkan bagaimana media telah berbohong sejak awal tentang Suriah, dan masi saja berbohong. Ketika di Aleppo, saya berbicara dengan asosiasi medis di sana yang terdiri dari 4.160 dokter aktif dan terdaftar, kebohongan lagi dari media telah mengatakan dokter anak terakhir di Aleppo. Lebih dar 4 ribu dokter itu, 800 adalah spesialis. Bisa dilihat ketika media berbicara Aleppo adalah tentang area-area yang diduduki oleh teroris dan menghilangkan sisi penderitaan warga Suriah sebenarnya.

Ketika saya berada di Aleppo di bulan juli, saya mengalami beberapa serangan bom oleh grup teroris itu. Terjadi sebuah ledakan 500 meter dari………. saya tidak tahu berapa korban hari itu, tapi ledakan itu besar dan cukup dekat dengan kami sekitar 5 menit kemudian, sebuah peluru ledak ditembakkan dari aren dudukan teroris, jatuh sekitar 15 meter dari saya, jika mengenai mobil parkir, saya tidak akan ada di sini. Sehari kemudian ibu dari teman saya terbunuh oleh peluru itu semua hanya bagian kecil bagaimana warga menderita sehari-harinya. (Baca: Hoax Bukan Bid’ah Menurut Wahabi)

Pada november ketika saya bersama delegasi jurnalis barat termasuk dari New York time, i.a times, bbc dan lainnya, pada 3 november terjadi rangakaian serangan hari itu oleh rudal-rudal grad, ledakan kendaraan, peluru ledak, dan tembakan sniper, akhirnya oada hari itu 18 warga terbunuh dan 200 terluka berat, kami sedang berada di RS utama disana kami melihat banyak warga yang masuk, dan hanya satu hari dari banyak hari-hari di Aleppo, pada 4 november kami sedang berada di perlintasan kemanusiaan castello road, hari itu dimaksudkan untuk mengizinkan warga Timur Aleppo yang diduduki oleh teroris, untuk bisa dievakuasi, ini bukan pertama kalinya. Pada kesempatan sebelumnya pemerintah dan Rusia telah membuka 8 koridor kemanusiaan agar warga bisa mengungsi, koridor tersebut telah diserang secara membabi buta, bahkan hari itu 4 november Castello road juga diserang 2 kali oleh tembakan mortir ketika kami di sana dan 5 kali setelah itu.

Jelas ada kemauan dan niat politik oleh pemerintah dan Rusia, warga untuk mengungsi dan mengurangi korban jiwa lainnya. Jelas para teroris yang menyatakan sebagai “pembebas Suriah” tidak mau warga mengungsi mereka menjadikan warga sebagai tahanan, jika anda mengikuti berita yang bukan BCC dan New York Times akan anda dapatkan banyak testimoni dari warga sipil dari 100 ribu warga yang dibebaskan seminggu terakhir ini mengatakan puji Tuhan pada tentara Suriah yang telah membebaskan mereka, para teroris itu menimbun makanan, mereka mencegah kami untuk memilki makanan semua telah didokumentasikan, juga yang telah didokumentasikan adalah area-area sekolah atau pergudangan yang digunakan untuk membuat senjata kimia, bisa dilihat tabung-tabung gas yang telah dibuat menjadi bom. Saya perna melihat sebuah pabrik disana untuk membuat bom, disana juga kami melihat bukti keberadaan “free syirian army”. “16th division” juga aktif disana mereka memiliki sel bawah tanah yang masih utuh meskipun terjadi pemboman dari udara.

Eva Bartlett

Saya utarakan poin ini karena orang bicara tentang kehancuran di Aleppo seolah-olah kehancuran fisik lah yang menjadi utama, keutuhan warga yang menjadi penting bagi pemerintah Suriah, dan kehancuran di area-area yang diduduki teroris terjadi karena teroris berlindung di bawah tanah, keluar dari lobangya menembakkan bomnya pada warga sipil dan kembali ke lobangnya. Jadi… izinkan saya menjelaskan beberapa mitos lainnya, beberapa mitos mengenai Aleppo, Suriah secara umum adalah pemerintah Suriah sengaja membuat lapar warganya. Lagi saya mengacu pada testimoni warga bahkan pada keluarga yang saya temui sendiri di bulan november warga terlantar dari daerah al-halaq Timur bagian Bustan al-basha, area yang diduduki teroris. Saat itu  ketika saya temui menjadi tamui mereka pada 10 nevember mereka mengungsi dengan 40 orang lain, sekitar 20 hari. Sebelumnya mereka mencoba 2 kali untuk mengungsi  tapi dicegah dengan kekerasan oleh para teroris di area itu, inilah testimoni dan kasus yang keluar dari warga Aleppo, banyak yang berkata mereka coba mengungsi namun dicegah. Juga terdapat video menunjukkan warga berhasil lolos, ditembaki namun dilindungi oleh tentara Suriah menjadi tameng hidup mereka. Jadi apa yang diberitahukan media korporat tidak menggambarkan gambaran akurat apa yang terjadi di Aleppo. Media korporat mengatakan tentara Suriah menyerang warga, dan sampai hari ini masih sama walaupun berita itu adalah bohong, saya minta anda mengikuti suara warga Suriah sebenarnya seperti yang dikatakan kolega saya, mereka inign anda mengatakan sebenarnya mereka lelah dengan kebohongan, mereka sangat sadar dengan kebohongan yang diberitakan oleh media kita, mereka ingin akhiri semua kekerasan ini, mereka tidak minta dan tidak ingin perang ini dilanjutkan. Tapi seperti yang ditekankan oleh kolega saya Suriah adalah negara berdaulat dan punya hak memerangi teror, kita tahu 101 dari 193 negara anggota PBB telah mengirim para teroris ke Suriah untuk membantai dan mengahancurkan mereka, jadi Suriah lah yang sedang memerangi terorisme, mereka sedang brejaya di Aleppo dan diharapkan apakah para teroris sepakat mau dipindahkan keluar Aleppo, diharapkan mereka mau ikut dalam proses rekonsiliasi, meletakkan senjata, mengambil amnesti yang telah ditawarkanyang telah menjadi keputusan ribuan eks militan. Dan yang paling penting sekutu AS berhenti mendukung dan membiayai terorisme dan diharapkan nota kesepakatan baru ini akan didukung. Akan sangat mustahil nantinya unutk membiayai dan mempersenjatai tentara bayaran dari Harakat Nour al-Din al-Zenki dan lainnya, dan semua ragam grup teroris, karena semuanya adalah sama.

Sesi tanya jawab dengan Eva Bartlett

Penanya: saya seorang jurnalis dari koran Norwegia, 2 pertanyaan untuk nyonya Bartlett, sebagai seorang jurnalis, saya dan anda pasti mengapresiasi mendapatkan kesan empiris dari lapangan, ketika anda bicara apa yang diinginkan oleh warga Suriah, bagaimana anda mengukur itu? apa anda punya survei independen? Dimana anda bisa mendokumentasikan semua itu.

Kedua anda tadi bicarakan mengenai kebohongan oleh media korporat, bisa anda jelaskan, apa yang menjadi agenda mereka dari kami dan dari media barat mengapa kami dan organisasi dilapangan harus berbohong, mengapa kita tidak boleh percaya degnan semua itu berupa fakta-fakta yang didokumentasikan, hasil dari lapangan di mana rumah-rumah tadi benar telah dibom, warga sipil yang berani menceritakan pengalaman mereka bagaimana anda bisa membenarkan dengan menyebut kami semua pembohong ?

Eva Bartlett menjawab: tentu pasti ada jurnalis jujur di antara media korporat, mari kita mulai dengan pertanyaan kedua. Organisasi-organisasi internasiaonal di lapangan, sebutkan mana saja yang berada dilapangan di Timur Aleppo? betul, saya jelaskan pada anda, tidak ada sama sekali…

Organisasi-organisasi ini hanya mengandalkan Obsevatorium Suriah untuk HAM yang berbasis ke Inggris, dan hanya satu orang, mereka mengandalkan grup-grup terkompromi seperti “White Helmets”…. mari kita bicarakan mereka, “White Helmets” didirikan pada tahun 2013 oleh seorang eks perwira militer Inggris telah dibiayai 100 juta dollar oleh AS, negara Eropa dan lainnya, mereka mengaku menolong warga sipil di Timur Aleppo  tapi tidak seorang pun dari Timur Aleppo pernah dengar mereka mengingat sekarang 95% area di sana telah dibebaskan. Mereka mengaku netral, tapi sering dijumpai membawa senjata dan berdiri di atas tentara Suriah yng gugur dan terdapat klip video yang berisi anak-anak yang di daur ulang dalam laporan yang berbeda-beda, ada gadis kecil bernama Aya yang muncul dalam laporan berbulan-bulan, contohnya bulan agustus, tapi muncul lagi di bulan lainnya di dua lokasi berbeda mereka itu tidak kredibel, SOHR itu tidak kredibel, aktifis-aktifis tak bernama itu tidak kredibel mungkin sekali dua kali, tapi saat lainnya tidak kredibel. Jadi smuber berita anda di lapangan, anda tidak punya.

Mengenai agenda beberapa media korporat anda adalah agenda menggulingkan rezim yang ada, bagaimana New York Times, yang saya baca pagi ini atau bagaimana demokrasi sekarang yang saya baca sebelumnya bertahan bahwa ini adalah sebuah perang sipil di Suriah, bagaimana mereka bertahan sampai hari ini bahwa protes itu tanpa kekerasan sampai tahun 2012, berita itu sangatlah tidak benar. Bagaimana mereka mempertahankan bahwa pemerintah Suriah menyerang warga sipil di Aleppo jika setiap orang yang lolos dari area yang diduduki teroris. Mengatakan sebaliknya, itu jawaban mengenai media barat yang berbohong.

Bagaimana saya mengukur dukungan warga pada pemerintahannya???? hasil pemilu. Pada tahun 2014, warga Suriah mengadakan pemilu yang memilih ada 88%, termasuk yang berada di Lebanon saat itu yang sebenarnya diadakan selama 2 hari waktu yang diperpanjang, warga berjalan jauh menuju kedutaan termasuk warga yang pergi dari negaranya yang secara tidak sah menutup keduataan Suriah agar warga Suriah kehilangan hak pilihnya termasuk warga dalam Suriah yang tidak takut akan terkena semburan mortir dan misil teroris pada hari pemilu. Namun demikian yang datang memilih sektar 88% dan hasil pemilunya adalah sekitar 78%… mungkin saya bisa salah 74% atau 88%, apapun itu intinya adalah warga Suriah sangat mendukung presidennya Assad itu berdasarkan hasil pemilu.

Jika berdasarkan kunjungan saya ke Suriah itu subjektif, saya katakan saya telah bepergian mengelilingi Suriah berbicara degan warga langsung dari semua lapisannya, ada orang-orang yang ingin perubahan dalam pemerintahan, kami tidak bilang mereka tak ingin merubah, semua orang mau itu, tapi mengenai dukungan mereka pada pemerintahannya mereka tidak melihat presiden Assad sebgai masalahnya, masalah yang mereka lihat adalah terorisme, mereka melihat elemen masalah pada sistem yang ada disana, tapi presiden Assad bukanlah masalahnya malah mereka sangat mendukungnya saya dasarkan atas hasil pemilu, dan intersksi saya dengan warga. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Kecaman Keras Rusia Atas Pemalsuan Laporan Amnesty Internasional Tentang Suriah – VOA ISLAM NEWS

  2. Pingback: Menlu Iran Tegaskan ISIS Gunakan Senjata Kimia di Suriah | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: