Eropa

Eropa Dicekam Ketakutan, Teroris Balik Kandang

Selasa, 20 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, EROPA – Laporan dari pusat kontra-terorisme Eropa mengungkapkan bahwa kemajuan pasukan Irak dan Suriah dalam melawan Daesh/ISIS meningkatkan kekhawatiran kembalinya mereka (balik kandang) ke negara-negaranya. Data menunjukkan kemungkinan kembalinya sepertiga dari mereka ke negara asalnya, beberapa di antaranya akan kembali dengan maksud untuk melaksanakan operasi teroris. (Baca: Teroris ISIS Akan Kacaukan Eropa Seperti Timur Tengah)

Laporan yang dikutip kantor berita Almaalomah (19/12) menyatakan bahwa “kemungkinan akan ada lebih dari 1.500 teroris asal Eropa yang akan kembali ke negaranya masing-masing.

Pusat kontra-terorisme Eropa membagi mereka pada dua  fase; yang pertama akan kembali tanpa latar belakang operasi teroris, dan yang kedua organisasi akan mengirimkan mereka bersama dengan perencanaan untuk melakukan aksi terorisme.  Hal inilah yang mendorong lembaga pusat untuk memanggil layanan keamanan Eropa agar meningkatkan kewaspadaan saat mengatasi gelombang elemen ISIS yang akan kembali.

Laporan itu menambahkan bahwa “elemen ISIS yang akan kembali bukan hanya dari Irak dan Suriah saja, namun juga Libya, karena ada  banyak organisasi yang mengalami kerugian besar. Hal ini mendorong Yayasan Eropa melakukan upaya untuk menarik perhatian setiap elemen ISIS di Libya yang akan kemali ke negara-negara asal mereka. (Baca: Bashar Assad: Terorisme Hasil Salah Kebijakan Pemimpin Eropa)

Secara garis besar Maroko akan sibuk menerima gelombang imigrasi ilegal dari pantai Libya ke Eropa untuk menemui kerabat-kerabat mereka di benua tua,” dan menambahkan bahwa “istri-istri para teroris  dan anak-anak mereka merupakan bahaya yang mengancam, karena mereka dibesarkan di tengah lingkungan yang ekstrim, karena itu integrasi terhadap mereka sangat sulit ketika mereka kembali ke negara-negara Eropa.”

Perancis dan Belgia salah satu negara Eropa pertama yang menyatakan keprihatinan tentang kembalinya teroris dari Irak dan Suriah, kemudian disusul Inggris yang ditegaskan oleh komandan Angkatan Udara negara itu, bahwa ada bahaya nyata dari kembalinya para teroris ke Eropa. Sementara laporan mencatat bahwa 50 persen dari pejuang ISIS asal Eropa, saat ini masih di medan perang, dan 30 persen dari mereka telah kembali ke Eropa”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: