Headline News

Erdogan Minta AS Batalkan Keputusan Mempersenjatai Kurdi

Kamis, 11 Mei 2017

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Amerika Serikat sekutu dekat Turki di NATO, mengumumkan persetujuan rencananya untuk mempersenjatai milisi Kurdi yang memerangi kelompok teroris ISIS di Suriah meskipun ada keberatan dari Turki.

“Setiap perkembangan di Suriah dan Irak merupakan masalah keamanan nasional untuk kita. Kami ingin percaya bahwa sekutu kita akan lebih memilih untuk berpihak kepada kita dan bukan kepada organisasi teroris.” Anadolu Agency mengutip ucapan Erdogan dalam sebuah konferensi pers bersama dengan presiden Sierra Leone, Ernest Bai Koroma.

Presiden Turki juga menyatakan harapannya agar Amerika Serikat menangguhkan keputusannya untuk mempersenjatai milisi Kurdi Suriah sebelum kunjungannya ke negara tersebut, untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan pada 16 Mei.

Erdogan menyatakan bahwa dia akan mengungkapkan keprihatinannya atas situasi tersebut dalam pertemuan dengan Trump, serta pertemuan puncak dengan NATO, yang direncanakan akan berlangsung pada 25 Mei.

Menurut pemimpin Turki, perang melawan ISIS “tidak boleh dilakukan dengan membantu organisasi teroris lain.”

Turki tidak setuju dengan dukungan AS terhadap milisi Kurdi di Suriah karena Ankara menganggap mereka terhubung dengan Partai Pekerja Kurdistan Turki (PKK) yang dicap sebagai organisasi teroris oleh Ankara. Pada tahun 2015, Turki memulai operasi militer melawan PKK di wilayah tenggara Turki yang didominasi Kurdi. [Sfa]

Sumber: Sputnik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: