Headline News

Emir Kuwait Desak Qatar Tidak Perburuk dan Panaskan Ketegangan

Selasa, 06 Juni 2017 – 11.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KUWAIT – Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah telah meminta Qatar untuk menahan diri dari ketegangan regional yang semakin memburuk.

Pada hari Senin, al-Sabah meminta Emir Qatari Tamim bin Hamad Al Thani untuk “bekerja mengurangi ketegangan dan menahan diri untuk tidak mengambil keputusan yang dapat menyebabkan eskalasi.” (Baca: Emir Kuwait: Arab Spring Adalah Era Kegelapan Dunia Arab)

Dia juga mendesak Al Thani untuk melakukan upaya penyelesaian perbedaan, yang telah terjadi di antara negara-negara regional.

Permintaan Al-Sabah melakukan setelah kunjungan Gubernur Mekkah dan penasihat Raja Salman Pangeran Khaled al-Faisal dimana “hubungan bilateral… dan perkembangan regional serta internasional terbaru” telah dibahas.

Masa depan GCC

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Qatar Mohammad Bin Abdul Rahman Al Thani telah mengumumkan bahwa langkah baru-baru ini oleh negara-negara Arab telah mengajukan pertanyaan serius mengenai masa depan Dewan Kerjasama Teluk Persia (PGCC). (Baca: Geger Timur Tengah, Koalisi Arab Tendang Qatar)

Dia menambahkan bahwa negaranya akan mengevaluasi kembali hubungannya dengan dewan tersebut jika partai tersebut mulai mengadakan agenda asing atau upaya untuk mencampuri urusan Qatar.

Thani lebih lanjut menekankan bahwa langkah untuk mengisolasi negara Teluk Persia adalah sebuah pembenaran yang tidak dapat dibenarkan berdasarkan kebohongan dan dibangun dengan kampanye kotor.

Dia selanjutnya melanjutkan bahwa orang-orang Qatar tidak akan terpengaruh oleh situasi saat ini dan kehidupan akan berlanjut di negara ini. Sebelumnya, kementerian tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan, yang menyatakan “penyesalan dan kejutan” atas kepindahan beberapa negara Arab.

“Qatar telah menjadi sasaran kampanye hasutan sistematis dengan mempromosikan kebohongan langsung, yang mengindikasikan bahwa ada maksud sebelumnya untuk menyakiti negara,” baca pernyataan tersebut. Lebih lanjut menekankan bahwa Qatar menghormati kedaulatan semua negara anggota GCC lainnya dan tidak mencampuri urusan dalam negeri mereka. (Baca: Washington Jual Pesawat Tempur Senilai 7 Milyar Dolar ke Qatar dan Kuwait)

“Qatar juga mendedikasikan kewajibannya dalam perang melawan terorisme dan ekstremisme. Jelas bahwa kampanye media melawan Qatar telah gagal, terutama di negara-negara Teluk Persia, yang menjelaskan eskalasi ini,” tambahnya. (SFA)

Sumber: Press TV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: