Nasional

Duet Maut Trump dan Kelompok Khilafah Hancurkan Timur Tengah

Senin, 10 April 2017 – 13.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Perang di Timur Tengah saat ini memasuki babak menegangkan, duet maut Amerika dan para kelompok khilafah untuk menghancurkan Timur Tengah semakin tampak. Pengamat muda media sosial soal isu Timur Tengah Ahmad Zainul Muttaqin menulis sebuah analisa bagaimana AS, media barat, dan kelompok khilafah beserta jaringan medianya ingin menutupi kenyataan tentang perang di Suriah dan Timur Tengah, berikut tulisannya:

Masih ingat bagaimana dulu saat masa kampanye, Trump dengan gaya sok moderatnya mengkampanyekan perbaikan hubungan dengan Rusia dan politik luar negeri yang lebih soft pada Suriah? Masih ingat bagaimana pada 10 Agustus 2016 saat berkampanye di Florida, Trump menyebut Obama dan Hillary Clinton sebagai pendiri ISIS? (Baca: DELUSI NEGARA KHILAFAH)

SILUMAN! Mereka hanya berkata jujur jika sedang menjatuhkan satu sama lain, padahal sebenarnya tak ada bedanya. Gaya kampanye “soft foreign policy” yang diperagakan Trump tidak lebih daripada taktik murahan Presiden bermental sakit ini untuk mengambil hati mayoritas rakyat Amerika yang sudah jenuh dengan politik gila perang Amerika. Setelah dia terpilih, dia tampakkan wajah aslinya.

Tidak perlu diulang-ulang tentang Suriah, hanya orang kelewat MORON yang setelah 6 tahun perang masih tidak bisa membedakan mana yang Haq dan mana yang Bathil walau dikemas dengan slogan jihad & pekikan takbir.

Ingat Muammar Qaddafi?

Ingat bagaimana para “mujahidin” menghancurkan Libya dengan pekikan takbir dan jargon Khilafah untuk meruntuhkan “thoghut” Qaddafi? Dia dibunuh secara keji oleh koalisi NATO, USA dan para “mujahidin” yang dipimpin Mahdi al Harati yang sekarang mengomandani Liwaa al Ummah di Suriah, kelompok yang sekarang menghendaki kejatuhan Assad. (Baca: Gerakan Khilafah “ISIS” Dapat Perlawanan Sengit Dari Rakyat Libya)

Masih ingat bagaimana jenazah Qaddafi dipertontonkan di sebuah toko dan para “mujahidin” Libya memekikkan takbir di sekitarnya? Masih ingat situs semacam Arrahmahdotcom membuat berita berjilid-jilid dengan judul “Qaddafi Thoghut dan Fir’aun Abad 21”? Sekarang setelah dia jatuh apa Khilafahmu berdiri disana?

Baca berita, bagaimana idolamu Erdogan dan King Salman kini tanpa malu-malu lagi berdiri di pihak Donald Trump dan menyatakan kesediaan bergabung jika Trump meluncurkan serangan skala besar ke Suriah. Itukah hasil latihan militer bersama “North Thunder” yang kalian bangga-banggakan sebagai kebangkitan islam? Jika kau belum menemukan berita ini di FP Jonru, Sahabat Erdogan, Arrahmahdotcom dan media-media pengkafir lainnya, jelas tidak ada! sekali-sekali keluar dari kejumudan referensi berita Internasionalmu. (Baca: Dihajar Tentara Irak, Para Pemimpin Teroris ISIS Mosul Melarikan Diri ke Saudi)

Lalu masih percaya dengan propaganda Hoax “senjata kimia” yang dituduhkan Trump dan media-media “Islam” lokal kepada Assad sehingga menjadi lisensi bagi mereka untuk mengagresi Suriah? Masih lupa dengan tipu-tipu tuduhan “senjata pemusnah massal” yang dituduhkan USA pada Irak 2003? Sampai hari ini bisa kau temukan buktinya? Sekarang pilihanmu cuma dua, bergabung dengan Trump atau bergabung dengan lawan-lawannya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: