Amerika

Dubes AS di Qatar Mundur Karena Bersitegang dengan Trump

Senin, 19 Juni 2017 – 01.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Duta besar AS di Qatar, Dana Shell Smith beberapa hari lalu telah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri ini diyakini dilatar belakangi oleh perselisihan mendasar antara dubes AS dan pemerintahan presiden AS Donald Trump terkait krisis Qatar dengan negara-negara Teluk, sebagaimana yang dilansir surat kabar Inggris “The Independent”. (Baca: Inilah Pukulan Telak Rusia di Qatar Kepada AS, Saudi dan UEA)

Beberapa waktu lalu, Arab Saudi, Mesir, UEA, dan Bahrain yang diikuti beberapa negara lainnya telah mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menutup perlintasan darat, laut dan udara dengan Qatar yang dituding telah memberikan dukungan dan pendanaan kepada para teroris.

Dana Shell Smith telah menuliskan beberapa tweet yang mengkritik pemerintahan Trump dan menekankan kuatnya kemitraan antara AS dengan Qatar, terutama dalam memerangi terorisme.

Duta besar AS ini mengatakan dalam tweet yang ditulisnya di akun Twitter resminya bahwa “Qatar adalah mitra yang kuat dalam memerangi pendanaan terorisme dan kami akan melanjutkan pekerjaan kami bersama-sama”. (Baca: Geger Timur Tengah, Koalisi Arab Tendang Qatar)

Tweet lain yang ia tuliskan berisi tentang kritik terbukanya atas pemerintahan Trump dengan mengatakan “hal ini semakin sulit, kamu harus bangun di luar negeri dan berita dari negaramu, memaksamu untuk membuang-buang waktumu sepanjang hari hanya untuk menjelaskan demokarasi dan institusi negara”.

Pernyataan dubes AS ini bertentangan dengan pernyataan yang dilontarkan Trump yang mengkritik Qatar dan menuduh Qatar telah mendanai “ideologi radikal” global.

Surat kabar Inggris ini mengatakan bahwa pengunduran dirinya tersebut bisa saja muncul sebagai bagian dari “pergantian normal’ bagi para diplomat di seluruh dunia, tetapi berbagai sumber mengungkapkan bahwa sikapnya terhadap presiden Trump dan terhadap krisis Qatar lah yang menyebabkan dirinya harus membayar dengan mengundurkan diri dari jabatannya atau dia harus dipaksa mundur oleh Kementerian Luar Negeri AS. (Baca: Kesepakatan Pembelian Senjata Miliaran Dolar Adalah Perangkap AS ke Qatar)

Surat kabar The Independent mengungkapkan bahwa perselisihan ini sudah terlihat secara jelas sejak hari pertama krisis Qatar, di mana Duta Besar AS di Qatar ini menyebarkan Tweet Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson yang menyerukan untuk meringankan blokade yang diberlakukan terhadap Doha, pendekatan sudut pandang dan meminta agar Doha “responsif” terhadap kekhawatiran tetangganya mengenai dugaan pendanaan terorisme. Sementara itu, Dana Shell Smith yang ditunjuk mantan presiden AS Barrack Obama 3 tahun lalu mengaku tidak memperhatikan semua tweet yang dituliskan presiden AS Donald Trump yang mengarahkan kritikan kepada Qatar, yang diyakini bahwa ini adalah ketidaktahuan yang disengaja. (SFA)

Sumber: Arabic.SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: