Amerika

Drama Panas Terbaru Israel dan Amerika

Rabu, 14 Februari 2018 – 07.30 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Inilah drama panas terbaru Israel dan Amerika, pihak gedung putih membantah apa yang diucapkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tentang adanya dialog dengan Washington berkenaan pencaplokan tanah Tepi Barat untuk Israel, AS membantah bahwa apa yang dia katakan Netanyahu itu bohong.

Ini terjadi setelah Netanyahu mengumumkan saat dalam pertemuan blok Likud, dan menekankan perlunya berkoordinasi sebanyak mungkin dengan AS, mengingat bahwa hubungan dengan mereka merupakan aset strategis bagi Israel dan juga untuk penguasaan.

Bulan lalu, Knesset Israel memberikan suara saat pembacaan kedua dan ketiga sebuah undang-undang yang diajukan oleh Partai Yahudi untuk mencegah pemerintah Israel melakukan negosiasi masa depan Yerusalem setelah Likud memilih dengan suara bulat untuk menetapkan kedaulatan Israel atas permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan.

Mengomentari masalah ini, komentator urusan internasional Israel dalam Channel 10, Barak Rapid mengatakan bahwa pemerintahan AS, “mereka terkejut dengan pernyataan Netanyahu tentang aneksasi tersebut, dan pejabat AS mengobarkan kemarahan”.

Rapid mengungkapkan bahwa Gedung Putih mengirim pesan tegas ke kantor Netanyahu yang meminta dia untuk mengeluarkan sebuah penjelasan.

Menurut komentator tersebut, seorang sumber senior Amerika mengatakan bahwa “kata-kata Netanyahu adalah karangan, dan dia diharapkan mengunjungi Sekretaris Negara AS Rex Tilerson dan lima ibu kota Arab untuk meminta mereka membantu mengembalikan orang-orang Palestina ke perundingan dan setelah meninggalkan pertemuan dengan (Presiden Mesir Abdel Fattah) Sisi maka kata-kata Netanyahu akan didengar”.

Sumber berpangkat tinggi AS mengatakan kepada kami bahwa perkara ini menimbulkan ancaman sabotase tur Tilerson,” katanya. (SFA/Mayadeen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: