Amerika

Donald Trump Bantah Berseteru dengan Intelijen AS

Minggu, 22 Januari 2017 – 13.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Pasca pengangkatan Donald Trump sebagai presiden AS terpilih banyak batu-batu yang menghalangi jalan ini. Info terbaru bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mencoba untuk meredakan ketegangan dengan CIA. Ia mengunjungi kantor dinas intelijen AS itu di Langley dan mengatakan mendukung mereka.

Hubungan Trump dan CIA menegang setelah pengusaha eksentrik itu melontarkan kritik terkait penyelidikan peretasan oleh hacker Rusia selama pemilu lalu. Apa yang dilakukan oleh Trump tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Sangat, sangat sedikit orang yang bisa melakukan pekerjaan yang Anda lakukan dan saya ingin Anda tahu saya berada di belakang Anda,” kata Trump yang disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari sekitar 400 pegawai CIA yang memenuhi atrium gedung seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/1/2017).

Trump juga berjanji untuk melawan ISIS. Menurutnya, memerangi teroris ISIS akan menjadi prioritas bagi CIA dengan mengatakan bahwa terorisme dan kelompok radikal harus diberantas. “Kita belum menggunakan kemampuan nyata yang kita miliki. Kita dikekang,” kata Trump. Tidak jelas apa yang dimaksud dengan pengekangan.

Dalam kesempatan itu, ia juga memuji calon bos CIA Mike Pompeo. Trump awalnya berharap untuk melantik Pompeo sebagai kepala CIA yang baru dalam kunjungannya ke kantor agen mata-mata itu. Namun Senat belum mengkonfirmasi dan diharapkan pada Senin mendatang. (SFA/SindoNews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: