Fokus

Dokter KPK: Kesehatan Setya Novanto Mulai Membaik

Jum’at, 22 September 2017 – 07.45 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kasus E-KTP menyeret banyak pejabat dan orang besar, salah satunya Setya Novanto yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI beberapa waktu lalu tersandung kasus korupsi yang diduga dilakukannya sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun yakni korupsi E-KTP. Kini ia telah ditetapkan oleh KPK sebagai salah satu tersangka.

Baca: Denny siregar: Kasus E-KTP dan kuatnya mantra Ahok

Namun ditengah proses penyidikan, saat akan menjalani sidang praperadilan ia tak hadir dengan izin sedang dirawat di Rumah Sakit akibat beberapa penyakit yang timbul kemudian meminta agar pemeriksaan dan sidang praperadilannya untuk ditunda terlebih dahulu. Dan untuk membenarkan pernyataan sakitnya, KPK pun memerintahkan dokter khusus untuk Novanto.

Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK mengatakan bahwa penyidik serta dokter dari KPK kembali mendatangi rumah sakit Premier Jatinegara tempat Setya Novanto dirawat dan sudah mendapatkan keterangan dari dokter rumah sakit tersebut. Febri juga mengatakan bahwa kini secara umum kondisi kesehatan SN telah berangsur membaik.

Baca: Yusuf Muhammad: Setya Novanto Korban Jurus Mabuk KPK

Kondisi jantung Novanto pasca-pemeriksaan katerisasi dan juga setelah pemasangan ring pun kini sudah menjadi lebih baik ditambah tekanan darahnya juga sudah relatif stabil, dan kondisi terpantau lebih baik dibandingkan hari Senin lalu. Tetapi, para penyidik KPK tidak sempat melakukan pembicaraan maupun pemeriksaan kepada Ketua Umum Partai Golkar tersebut karena ia sedang tidur dengan kondisi tidak lagi terpasang oksigen, hanya dengan infus saja.

Dari hasil kunjungan para penyidik dan dokter KPK nantinya akan segera dilaporkan kepada pimpinan lembaga. Kunjungan tersebut juga termasuk untuk nantinya membahas apakah perlu untuk meminta pendapat kedua dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Sementara itu, Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK pun menyatakan pihaknya baru akan memeriksa Novanto bila kondisi kesehatannya telah membaik dan dapat diperiksa.

Ia pun menyatakan bahwa dalam keadaan sakit pihak penyidik tidak dapat menjalankan segala tugasnya untuk memeriksa dan meminta informasi dari seseorang, siapapun itu baik tersangka maupun saksi. Pihaknya juga akan menghormati segala proses penyembuhan Novanto di rumah sakit sampai benar-benar sembuh dari segala penyakitnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: