Headline News

Dimusuhi Saudi Cs, Erdogan Nyatakan Akan Tetap Setia Pada Qatar

Kamis, 06 Juli 2017 – 07.08 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menekankan bahwa negaranya akan tetap setia kepada Qatar, dan menyatakan daftar tuntutan Arab Saudi dan sekutunya dari negara Teluk Persia tidak dapat diterima. (Baca: Turki Kirim Ahli Militer ke Qatar di Tengah Embargo)

“Menyangkut daftar 13 item ini … itu tidak dapat diterima dalam kondisi apapun,” kata Erdogan dalam sebuah wawancara dengan televisi Prancis 24 pada hari Rabu. Dia menambahkan bahwa tuntutan semacam itu setara dengan “melucuti” Qatar dari kenegaraannya.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain semuanya memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni, setelah secara resmi menuduhnya mensponsori terorisme. Pada tanggal 23 Juni, Arab Saudi dan sekutu-sekutunya merilis daftar 13 poin tuntutan, termasuk pemutusan hubungan Qatar dengan gerakan perlawanan Ikhwanul Muslimin dan Hizbullah Lebanon. (Baca: Gagal Tekan Qatar, Saudi Cs Perpanjang Batas Waktu Hingga 48 Jam Berikutnya)

Penutupan sebuah pangkalan militer Turki di Qatar adalah salah satu daftar tuntutan. Erdogan menyatakan bahwa dia bersedia menutup pangkalan jika diminta Doha untuk melakukannya.

“Orang Amerika juga ada di sana, dengan 9.000 tentara, dan begitu pula Prancis … Mengapa orang Saudi terganggu oleh kita dan bukan dengan mereka? Ini tidak bisa diterima, “tambahnya.

Sementara itu, empat negara Arab yang ingin mengisolasi Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tanggapan Doha terhadap tuntutan mereka untuk mengakhiri krisis diplomatik Teluk Persia “tidak serius.”

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir juga menyatakan bahwa pemboikotan Qatar akan berlanjut Sampai kerajaan Teluk Persia mengubah kebijakannya sesuai dengan tuntutan rezim Riyadh. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: