Headline News

Dijerat UU ITE, Ahmad Dhani Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Selasa, 28 November 2017 – 16.37 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Musisi yang juga menjadi kader Partai Gerindra Ahmad Dhani terancam hukuman enam tahun penjara. Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis.

“Dijerat UU ITE Pasal 28,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan seperti dilansir detik, Selasa (28/11/2017).

Baca: Arman Dhani: Jihad Sosmed Cara Jitu Perangi ISIS

Iwan belum membeberkan rinci kasus ini. Pihaknya akan menggelar jumpa pers Rabu (29/11) besok. Selain itu, polisi menjadwalkan memeriksa Dhani sebagai tersangka kamis (30/11). “Kami panggil hari Kamis nanti,” ujarnya.

Ahmad Dhani dilaporkan oleh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (BTP Network) gara-gara cuitan sarkastis di akun Twitter-nya. Dalam cuitannya, Dhani menyebut siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi.

“Ini laporannya terkait Twitter Ahmad Dhani. Disini sudah saya print dan yang paling berat adalah ‘siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’ dan dia selalu buat di belakangnya (tagar) ADP, artinya langsung dari tangan dia sendiri,” kata Ketua BTP Network Jack Lapian kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/3).

Baca: Pesan Penting Denny Siregar kepada Jokowi, IM Ancam Indonesia

Sementara itu, Ahmad Dhani mengaku siap menghadapi kasusnya. Dia merasa dikriminalisasi. Big bos Republik Cinta Management ini menggunakan istilah ‘perang’.

“SAYA SIAP MENGHADAPI PARA PEMBELA PENISTA AGAMA,” kata Dhani menjawab pertanyaan wartawan detikcom via WhatsApp (WA), Selasa (28/11/2017). Ahmad Dhani menggunakan huruf kapital untuk pernyataannya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: