Fokus

Dihajar Tentara Suriah di Ghouta Timur, Teroris Minta Diselamatkan Turki

Sabtu, 10 Maret 2018 – 07.06 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Serangan besar tentara Suriah terhadap teroris di Ghouta Timur telah membuat teroris Faylaq al-Rahman dan Jabhat Al-Nusra memanggil Turki untuk menyelamatkan mereka dari wilayah tersebut, kata beberapa sumber mengatakan pada hari Kamis (08/03).

Baca: Kemenangan di Mesraba Sebabkan Keruntuhan Teroris di Ghouta Timur

Sumber yang berafiliasi dengan Faylaq al-Rahman melaporkan bahwa beberapa kelompok militan di Ghouta Timur telah sepakat untuk menarik diri dari wilayah tersebut dan telah memulai negosiasi dengan Ankara untuk mengevakuasi ratusan anggota al-Nusra.

Mereka menambahkan bahwa militan di Ghouta Timur berharap bahwa Turki dapat membuka jalan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata 24 jam dengan Rusia.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa Ankara bekerja untuk memperpanjang gencatan senjata lima jam di Ghouta Timur sampai 24 jam dan Erdogan akan membahas situasi di sana dengan Presiden Iran Hassan Rouhani pada hari Rabu.

Baca: Kemenangan di Mesraba Sebabkan Keruntuhan Teroris di Ghouta Timur

Berdasarkan laporan, 240 teroris yang akan dievakuasi berafiliasi dengan al-Nusra dan mereka tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata Dewan Keamanan PBB. Namun juru bicara militer kelompok teroris Jeish al-Islam membantah telah mengadakan perundingan untuk meninggalkan Ghouta Timur, dan menambahkan bahwa mereka akan tetap berada di wilayah tersebut.

Tentara Suriah dan Rusia telah mengumumkan bahwa gerilyawan di Ghouta Timur dapat meninggalkan wilayah tersebut bersama dengan anggota keluarga dan senjata pribadi mereka.

Sementara itu, orang-orang di Ghouta Timur mengungkapkan pada hari Rabu bahwa para teroris telah menjarah konvoi bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Ghouta Timur, dan mencegah penduduk sipil dari mendapatkan akses terhadap bantuan tersebut.

Baca: Tentara Suriah Kembali Kendalikan Kota Kunci di Ghouta Timur

Pasokan bantuan kemanusiaan ke kota Douma di Suriah, Ghouta Timur, oleh konvoi PBB-Suriah hampir terancam oleh perundingan dua jam antara anggota konvoi dan kepala dewan militer, kata sumber tersebut.

“Setelah konvoi memasuki Douma, pembicaraan antara staf konvoi dan pemimpin dewan militer terjadi di salah satu masjid lokal, divideokan, dan rekaman tersebut kemudian digunakan oleh militan Jeish al-Islam untuk tujuan propaganda,” kata seorang sumber.

“Pada saat yang sama, karena penundaan dua jam, pengiriman bantuan kemanusiaan dan obat-obatan ke warga sipil ternyata berada di bawah ancaman,” sumber tersebut menambahkan.

Sumber tersebut menekankan bahwa badan-badan kemanusiaan secara pribadi memverifikasi bahwa militan secara paksa menjadikan warga sipil di daerah tersebut sebagai “perisai manusia”.

“Warga meminta staf PBB dan anggota konvoi untuk memfasilitasi evakuasi mereka dari zona ini, dan mengatakan bahwa gerilyawan mengambil bantuan mereka, melarang mereka meninggalkan rumah mereka,” katanya. (SFA/FNA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jet Turki Serang Pos Militer Suriah di Aleppo | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: