Fokus

Diduga Korupsi, PM Israel Kembali Diperiksa Polisi

Sabtu, 16 Desember 2017 – 08.04 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ISRAEL – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan kembali diperiksa polisi karena diduga terkait dengan kasus korupsi.

Sejumlah media Israel melaporkan penyidik tiba di kediaman Netanyahu sebelum 9.00, Jum’at waktu setempat (15/12). Dia akan ditanya soal kesaksian milyuner Australia James Packer yang memperkuat kemungkinan Sang Perdana Menteri dijerat pasal penerimaan suap.

Baca: Bergaya Hidup Mewah dan Glamour, Istri Netanyahu Diduga Korupsi

Pemimpin negara yang diduga menerima hadiah ilegal dari pengusaha ini mempunyai kesempatan terakhir untuk menampik tudingan sebelum polisi melimpahkan kasus ke Jaksa Penuntut Umum. Jika sudah dilimpahkan, jaksa akan menentukan pasal apa yang akan didakwakan.

Netanyahu diperiksa terakhir kali dua pekan yang lalu. Saat itu, dia dicecara pertanyaan penyidik selama empat jam di kediamannya di Yerusalem.

Baca: Demo Puluhan Ribu Warga Israel Kecam Korupsi Pemerintahan Netanyahu

Polisi juga dilaporkan akan mencecar Netanyahu dengan informasi yang didapatkan dari kesaksian Arnon Milchan, produser film yang diduga memberikan hadiah senilai ribuan shekel.

Selain diduga menerima suap, PM Israel juga dihadapkan dengan kasus lain. Ia dituding membuat kesepakatan rahasia dengan penerbit harian terkemuka, Yediot Aharonot. Kesepakatan itu dilakukan agar Netanyahu mendapat peliputan yang menguntungkannya.

Netanyahu telah berulang kali menampik kedua tudingan tersebut dan mengecam polisi atas kebocoran informasi penyelidikan kasusnya ke tangan media.

Baca; Netanyahu Tersandung Kasus Korupsi

Netanyahu juga mengatakan bahwa ada “kampanye media” yang jelas diarahkan kepadanya. Walau demikian, tudingan-tudingan itu dia sebut tidak akan berdampak apa-apa.

Terlepas dari semua itu, Netanyahu belum dinyatakan sebagai tersangka dalam skandal korupsi ini.

Dalam kasus lain, istri Netanyahu, Sara, juga diberi tahu oleh jaksa agung bahwa dirinya bisa jadi mesti menghadapi persidangan terkait penyalahgunaan dana publik. (SFA)

Sumber: Cnn Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: