Nasional

Denny Siregar: Ma’ruf Amin jurus pamungkas Jokowi

Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin

JAKARTA – Pegiat medsos Denny Siregar menjelaskan betapa galaunya para pendukung Prabowo, mereka dihadapkan dengan pilihan yang sulit, fakta jelas sekali bahwa Ma’ruf Amin jurus pamungkas Jokowi hadapi oposisi yang ingin mainkan isu SARA, berikut ulasannya:

Dibalik sedikit keributan ditubuh pendukung Jokowi karena terpilihnya Kyai Ma’ruf Amin, kubu Prabowo sebenarnya seperti kapal kecil terguncang ombak besar.

Baca: Denny Siregar: Bukan tentang Jokowi, Ini pertarungan NKRI Vs HTI

Mereka gamang, galau dan kecewa yang amat sangat dengan terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Cawapres Prabowo. Sejak lama mereka mendesak pendamping Prabowo harus dari kalangan ulama, supaya mereka bisa memperbesar api isu agama.

Bahkan di masjid dan majelis para pendukung mereka, langsung terdiam karena tidak menyangka gerakan akhir Jokowi yang mengangkat Ma’ruf Amin. Mereka merasa kecolongan sekali, karena hanya itulah isu terkuat yang bisa mereka besarkan.

Dengan Sandi, paling isu ekonomi saja yang bisa mereka gaungkan. Ditambah sedikit saja isu anak muda atau milenial yang sama sekali tidak berpengaruh banyak terhadap suara.

Baca: Saiful Huda: Ma’ruf Amin dan Jurus Kecoh Jokowi

Kegalauan ini bisa dilihat dari sikap PBB Yusril Ihza yang netral, tidak mengusung siapapun. Ke Prabowo ogah, ke Jokowi, haram jadah. Yusril dan pendukungnya kecewa berat karena mereka sudah mempersiapkan banyak hal untuk membesarkan isu agama bersama jaringan eks HTI yang mereka bina.

Dari satu sisi ini, Jokowi sudah menang satu langkah. Tapi ia tidak puas, ia harus mengguncang lebih banyak lagi.

Dan guncangan itu datang Kyai Ma’ruf Amin..

“Kami akan merangkul PA 212..” kata Ma’ruf Amin. Kata “merangkul” disini, bisa berarti mematikan langkah lawan. Lawan yang sebenarnya sudah terpojok, semakin gak bisa gerak. Maju kena mundur kena. Atas kena bawah kena. Depan kena, samping kena. Matek dah gua.

Bagaimana gak matek? Kalau PA 212 menyerang Jokowi, berarti mereka menyerang wakilnya. Kalau menyerang wakilnya, mereka akan head to head dengan NU dan itu berat.

Ibarat papan catur, Jokowi berhasil membentengi dirinya dengan menteri, gajah, benteng dan pion sekalian. Semua celah ditutup habis-habisan.

Baca: Denny Siregar Ungkap Fakta Kenapa Jokowi Pilih Ma’ruf Amin

Mungkin keputusan memilih Ma’ruf Amin bukan keputusan yang menyenangkan buat banyak orang. Tetapi antara keputusan menyenangkan dan keputusan tepat itu berbeda. Jokowi berfikir lebih luas, sedangkan banyak dari kita masih hanya berfikir sekian langkah ke depan.

Dia tidak bisa membuat semua orang bahagia. Tapi dia ingin menyelamatkan negara, jangan sampai ada gesekan karena isu agama. “Narasi agama sudah selesai..” Katanya dulu, jauh sebelum penetapan. Saya tidak mengira, inilah senjata yang dia pakai.

Jokowi pernah juga bicara dalam sebuah pertemuan, “Kita hanya sibuk mencounter isu-isu yang mereka bangun. Kita menari di genderang yang mereka bunyikan. Kenapa kita tidak bisa membuat isu duluan, yang menjadikan mereka menari di genderang yang kita mainkan? Ayo, berfikir dari sudut yang berbeda, jangan dari sudut yang mereka ciptakan..”

Baca: NGAKAK, Cuitan Gibran Anak Jokowi Soal Jenderal Kardus

Lihatlah lawan mulai gamang, sampai harus membentuk Sandiaga Uno menjadi santri. Lawan seperti sedang berimajinasi, mencoba keras merapihkan barisannya kembali.

Akhirnya supaya membangkitkan kepercayaan diri, mereka main polling-pollingan. Bikin-bikin sendiri, menang-menang sendiri, senang-senang sendiri, puas-puas sendiri. Mirip ABG lelaki yang sedang mencari jati diri dengan berlama-lama di kamar mandi. Kopii.. mana kopiii. (SFA)

Sumber: DennySiregar.com

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Denny Siregar Kupas Curhatan Mahfud MD di ILC | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Ustadz Yusuf Mansur Masuk Timses Jokowi-Ma'ruf | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: