Analisis

Denny Siregar: ISIS Serang Indonesia

Minggu, 11 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Teror dari kelompok radikal di Indonesia semakin menunjukkan kenaikan mulai dari bom di Medan, Samarinda dan penggrebekan bom berdaya ledak tinggi di Majalengka, serta yang terbaru adalah bom “pengantin” di Bekasi. Hal ini sebuah signal dari teroris ISIS yang ingin menjadikan Indonesia medan berdarah, dan merealisasikan keinginan mereka membuat negara Khilafah.

ISIS Serang Indonesia

Salah satu tokoh media sosial Denny Siregar memberikan analisa tentang “ISIS Masuk Indonesia”, berikut ulasannya:

Penemuan bom di Bekasi dengan daya ledak tinggi itu memang menarik Ini melengkapi penemuan bom sebelumnya di Majalengka yang mempunyai daya ledak 3 kali dari bom Bali. Dan diduga mereka berasal dari jaringan yang sama, Bahrun Naim.

Ini menunjukkan bahwa laporan yang pernah disuarakan KH Said Agil Siradj Ketum PBNU, bahwa ISIS akan masuk Indonesia pada 2017 mulai terbukti. Bahrun Naim sendiri terkait jaringan ISIS.

Bom Bekasi itu diduga akan dijadikan alat bunuh diri dengan sasaran istana negara. Meskipun pengakuan para teroris ini agak janggal, karena pasti akan sulit untuk memasuki istana dengan bom seperti itu.

Ada kemungkinan sasarannya bukan istana. Jika kita melihat apa yang terjadi di Suriah dan Irak, bom-bom bunuh diri seperti itu biasanya diledakkan di tempat-tempat keramaian, seperti mall dan pasar. Apalagi menjelang Natal, ada kemungkinan gereja juga menjadi sasaran, begitu juga even tahun baru.

Memang Polri harus bekerja keras mengejar dan memutus rantai jaringan mereka, begitu juga sumber pendanaannya. Karena momen-momen Natal dan tahun baru sudah dekat, beberapa lokasi pasti akan menjadi pusat keramaian. (Baca: Surat ‘Ancaman’ Terbuka Pendukung Daulah Islamiyah kepada Pemerintah, TNI, Densus, BNPT, DPR, MPR)

Apresiasi yang tinggi kepada anak buah Tito Karnavian patut kita berikan dengan gerakan cepat mereka.

Meskipun begitu saya sedih, ternyata ada beberapa orang yang masih menganggap bahwa penemuan bom itu adalah bagian dari pengalihan isu. (Baca: Inilah Misteri Kelompok Khilafah Anti NKRI Serang Densus 88 dan NU)

Entah dimana hati dan akal mereka!

Kalau terorisnya ketangkap, dibilang pengalihan isu. Kalau bomnya meledak dan menewaskan banyak orang, bilangnya polisi lambat… “Ente sehat?”. (Baca: Sidney Jones: Pergerakan ISIS di Indonesia)

Terkadang kepintaran bukan jaminan bahwa seseorang itu berakal sehat. Bukannya bersyukur kinerja polisi kita cepat, malah sibuk mencacat. (SFA)

Sumber: DennySiregar.com

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Marakanya Aksi Teror untuk Melemahkan Mental dan Ethos Kerja Polisi | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: