Headline News

Demo Tolak Wahabi di Bogor, Ribuan Massa Geruduk Kantor Bima Arya

Selasa, 29 Agustus 2017 – 16.50 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BOGOR – Ribuan orang menggelar unjuk rasa di halaman Balai Kota Bogor, Selasa (29/8/2017). Dalam aksinya, mereka menuntut Wali Kota Bogor Bima Arya untuk mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di Jalan Panduraya, Kecamatan Bogor Utara, yang disinyalir akan dijadikan tempat perkumpulan Wahabi.

Baca: Tersebar Ajakan Demo Damai Tolak Wahabi di Bogor

Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pemersatu Umat Kota Bogor ini membawa spanduk bertuliskan penolakan pembangunan masjid. Mereka juga membawa bendera dan umbul-umbul merah putih. Koordinator Aksi, Ustaz Aziz menjelaskan, alasan penolakan pembangunan masjid tersebut adalah karena bisa memecah belah umat.

“Dalam jarak yang dekat itu, ada dua masjid yang berdiri. Masjid yang sudah ada itu usianya puluhan tahun lebih tua dari masjid Imam Hanbal. Dalam jarak yang dekat ada dua masjid dan itu bisa jadi pemecah belah umat,” kata dia saat ditemui di sela aksi.

Baca: INDONESIA DARURAT .. Bendera Negara Khilafah Dipajang dalam Peresmian Kantor HTI yang Dihadiri Walikota Bogor Bima Arya

Aziz melanjutkan, dalam aksi damai ini, tidak ada yang melakukan tindakan yang melanggar hukum. Pihaknya mewaspadai penyusup, utamanya dari jemaah masjid Imam Ahmad bin Hanbal yang memperkeruh suasana.

“Kami semua di sini melakukan aksi damai, jangan sampai disebut preman berpeci atau bersorban. Aksi damai ini harus berjalan kondusif, bantu polisi dan TNI menjaga keamanan,” tambahnya.

Akibat dari unjuk rasa ini, lalu lintas di jalur Sistem Satu Arah (SSA) mengalami kemacetan parah. Ratusan Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, dan Kodim 0606/Kota Bogor pun nampak berjaga mengamankan aksi.

Baca: Coreng Pluralisme Walikota Bogor ‘Bima Arya’ Dipanggil Komnas HAM

“Kami siapkan gabungan TNI dan Polri sebanyak 1000 personil, kami kawal aksi damai sampai selesai. Jangan sampai aksi damai jadi tidak damai. Tuntutan mereka disampaikan ke Wali Kota Bogor langsung. Terkait IMB urusan keputusan Wali Kota Bogor,” singkat Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya. (SFA)

Sumber: Infonitas

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: