Internasional

Demo Serempak di Dunia Kecam Keputusan Gila Trump Jadikan Yerusalem Ibu Kota Israel

Sabtu, 09 Desember 2017 – 09.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Aksi protes besar-besaran guncang beberapa negara, ini semua akibat penentangan keputusan Presiden Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, setidaknya 30 kota di Jalur Gaza dan Tepi Barat, hari Jum’at (08/12), kata militer Israel.

Baca: Pernyataan Dewan Agung Ulama Saudi Tentang Yerusalem Tanpa Sebut Nama Trump

Di Istanbul, peserta antara lain membawa spanduk dengan gambar Trump dengan tulisan ‘pelayan Zionis’. (Getty Images)

Demonstrasi juga digelar di sejumlah kota di dunia, termasuk di Istanbul (Turki), Tunis (Tunisia), Amman (Yordania), Yaman, Iran, Jakarta, Surabaya dan Solo, Jawa Tengah.

Baca: Korut: Kami Tak Pernah Akui Keberadaan Negara Israel

Aparat keamanan Israel menggunakan gas air mata dan peluru tajam untuk membubarkan massa di Ramallah, Bethlehem, Hebron, dan di sepanjang perbatasan dengan Gaza.

Lebih dari 200 warga Palestina mengalami luka-luka ringan; satu orang dilaporkan tewas ditembak.

Kelompok-kelompok di Palestina menyerukan apa yang disebut sebagai ‘Hari Kemarahan’, namun wartawan BBC di Yerusalem mengatakan sejauh ini skala demonstrasi jauh lebih dari aksi-aksi yang sebelumnya yang digelar saat terjadi krisis dalam konflik Israel-Palestina.

Baca: IPNU Demo Kedubes AS di Jakarta Terkait Keputusan Kontroversi Trump

Di Jakarta, aksi unjuk rasa yang diikuti oleh ratusan orang di depan kantor kedutaan Amerika Serikat.

Demo kecam Trump di depan Kedubes AS di Jakarta (IPNU)

Suci Rahmadani, seorang peserta aksi mengatakan ‘keputusan Presiden Trump melukai umat Islam’. “Mengapa dia memilih untuk memindahkan ibu kota ke Yerusalem sedangkan Al Aqsa itu punya umat Islam,” kata Suci.

Selain orasi, demonstrasi diwarnai dengan aksi menginjak-injak bendera Israel dan aksi teatrikal dengan memancung Presiden Trump yang diperankan oleh peserta.

Salah satu koordinator aksi, Endro Sudarsono, mengatakan aksi digelar sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Menurut Endro, pemindahan kantor kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem memunculkan gejolak politik internasional, termasuk di Indonesia. “Kami mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan Indonesia bersama Palestina selamanya,” katanya. (SFA)

Sumber: Berbagai Media

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: