Fokus

Demo Depan Istana Berakhir Ricuh, Polda Metro Amankan 9 Orang Pendemo

Sabtu, 21 Oktober 2017 – 08.55 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis mengatakan, pihaknya mengamankan sembilan orang peserta aksi unjuk rasa di depan Istana Negara pada Jumat (20/10) malam.

“9 orang kita amankan. Kita kenakan pasal 406 dan 170, sementara melakukan pengerusakan terhadap inventaris anggota polri maupun fasilitas umum,” kata Irjen Pol Idham Azis di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).

Baca: Jokowi: Sekarang Banyak Fenomena Gampang Mengkafirkan Orang Lain

Mereka saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan atas apa yang telah diperbuatnya. “Kita amankan, sudah kita kirim ke Polda Metro Jaya,” ucap Idham.

Idham menuturkan, sebelumnya polisi telah melakukan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Bahkan mediasi sudah dilakukan sejak pukul 18.00 WIB.

“Mereka tetap bertahan dan sampai lebih dari pukul 23.00 WIB lewat. Akhirnya kami mengambil langkah yang mana sebelummya arus lalu lintas kita alihkan karena masyarakat meras terganngu, lalu kita jalankan arus lalu lintas secars normal,” tutur Idham.

Baca: Denny Siregar: Orba & Kelompok Radikal Kompak Serang Jokowi dengan Isu China Vs Pribumi

Idham menyebut, aksi penyampaian aspirasi di muka umum hanya sampai pukul 18.00 WIB sehingga polisi melakukan mediasi dengan cara humanis untuk meminta bubar. Namun tidak diindahkan.

“Adik-adik mahasiswa tetap bertahan, bahkan mereka berwacana sampai mau bermalam di tempat,” pungkas Idham.

Idham juga menuturkan, dalam peristiwa tersebut terdapat tiga anggota kepolisian yang mengalami luka-luka akibat bentrok terhadap massa aksi unjuk rasa.

“Anggota kami terluka tiga orang. Karena bentrok saat pembubaran saat ini sudah dibawa ke klinik Polda Metro Jaya,” jelas Idham.

Sementara dari pihak mahasiswa juga dikabarkan ada beberapa yang terluka akibat bentrok dengan aparat.

Diketahui, peserta aksi unjuk rasa kritik pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat enggan untuk dibubarkan oleh aparat keamanan.

Baca: Hina Kapolri dan Jokowi Ganaspati Laporkan Akun Eggi Sudjana ke Polda Jateng

Mereka melakukan aksi bakar lilin dan doa bersama. Hingga pukul 23.25 WIB, polisi melakukan pembubaran secara paksa. Kemudian langsung membuka jalur dari arah Jalan MH Thamrin ke Harmoni. (SFA)

Sumber: JawaPos

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: