Internasional

Damaskus Tuntut PBB Atas Serangan Israel ke Bandara Militer Suriah

Sabtu, 14 Januari 2017 – 19.17 Wib,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Pada hari Jumat (13/01), pemerintah Suriah menuntut Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan untuk memberikan sanksi kepada Israel yang telah melancarkan serangan pada bandara militer al-Mazzeh di wilayah barat Damaskus. (Baca: Kehadiran Kapal Induk Rusia di Suriah Gertak Israel, NATO dan Barat)

Tuntutan pemerintah Suriah ini tertuang dalam dua surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan PBB tentang serangan Israel pada jumat dini hari (13/01).

Kementerian Luar Negeri Suriah menegaskan dalam dua suratnya untuk Dewan Keamanan PBB sebagaimana yang dikutip oleh kantor berita Suriah “SANA”  bahwa “serangan ini merupakan bagian dari serangkaian serangan panjang Israel terhadap kedaulatan, kemerdekaan dan integritas teritorial Suriah”.

Kementerian Luar Negeri Suriah ini mengatakan bahwa “serangan Israel ini dilancarkan bersamaan dengan kekalahan yang dialami oleh kelompok bersenjata di Suriah utara, tengah dan selatan. Dan serangan terbaru ini juga terjadi setelah kekalahan besar yang dialami Jabhah al-Nusra dan sekutunya di Aleppo timur setelah rekonsiliasi yang menyebabkan perginya para militan dari daerah di sekitar Damaskus dan khususnya rekonsiliasi di Khan Alsheh, al-Qunaitra, Daraa dan daerah lainnya yang telah menghancurkan mimpi-mimpi Israel”.

Selain itu, Kementerian ini juga menyebutkan bahwa “terungkapnya peran besar Israel dalam perang melawan Suriah dan tidak adanya keraguan bagi Israel untuk melancarkan serangan ini maka penting bagi masyarakat internasional dan Sekretaris Jenderal PBB serta Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan untuk memberikan sanksi yang tegas kepada agresor Israel dan mencegah berulangnya serangan-serangan teror ini”.

Kementerian Luar Negeri Suriah juga menjelaskan bahwa serangan ini dampaknya tidak terbatas hanya pada serangan kedaulatan Suriah namun juga sebagai tekad untuk menentang resolusi Dewan Keamanan dan Mejelis Umum yang menuntut Israel untuk menarik diri dari wilayah Palestina, Suriah dan Lebanon serta menghentikan aktivitas permukiman di wilayah Suriah dan Palestina yang diduduki dan dukungan Israel secara langsung kepada kelompok bersenjata di Suriah yang terdaftar dalam daftar Dewan Keamanan PBB sebagai organisasi teroris dan hal ini bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB”. (Baca: Israel Tampung dan Obati Teroris yang Terluka dari Aleppo)

Kementerian ini juga mengatakan bahwa “Suriah telah berulang kali memperingatkan Israel untuk berhenti melancarkan serangan terhadap kedaulatan Suriah dan memberikan dampak berbahaya, dan pemerintah Suriah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melakukan kewajibannya untuk melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait perlawanan terhadap terorisme yang tertuang dalam resolusi nomor 2253, selain itu pemerintah Suriah juga menegaskan berulang kali bahwa pihaknya juga akan terus berupaya mencapai solusi damai terhadap krisis di Suriah”, seperti dilansir oleh media Almaalomah (13/01).

Sementara itu, tentara Suriah telah mengumumkan sebelumnya pada hari jumat (13/01) bahwa pesawat tempur Israel pada jumat dini hari (13/01) telah meluncurkan beberapa roket dari utara Danau Tiberias yang jatuh di sekitar bandara militer al-Mazzeh di barat Damaskus yang menyebabkan terbakarnya tempat tersebut. (SFA)

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Guterres Serukan Solusi Politik untuk Akhiri Terorisme dan Ekstrimisme di Suriah | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Akhiri Terorisme dan Ekstrimisme di Suriah, Sekjen PBB Serukan Solusi Politik – VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Akhiri Terorisme dan Ekstrimisme di Suriah, Sekjen PBB Serukan Solusi Politik | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: