Headline News

Ciri Terduga Teroris Boyolali Suka Pakai Celana Cingkrang

Sabtu, 04 Februari 2017 – 18.26 Wib

SALAFYNEWS.COM, BOYOLALI – Densus 88 telah menangkap 2 orang terduga teroris, salah satunya bernama Jum (30), pemilik bengkel skok di jalan Solo-Purwodadi km 19, Dukuh Godekan RT 3/1, Kelurahan Kragilan, Gemolong, karena diduga terlibat jaringan terorisme, ternyata sudah lama dikenal dekat dengan aliran ekstrim. (Baca: Terduga Teroris Banyudono Boyolali Sering Adakan Pengajian di Rumahnya)

Bahkan, di kalangan tetangganya di Dukuh Sendang RT 15, Desa Bukuran, Kalijambe, pria yang akrab disapa Andi Skok itu juga diketahui mengoleksi barang yang bernuansa jihad atau aliran radikalisme.

“Pokoknya dia banyak punya buku-buku seperti itu (jihad dan terorisme). Sering bawa itu. Tapi kalau senjata atau bahan peledak nggak tahu,” papar Kades Bukuran, Kalijambe, Dimanto, Rabu (2/1/2017). (Baca: NU Rapatkan Barisan Hadapi Radikalisme Berkedok Agama yang Semakin Marak)

Ia menguraikan secara umum, kepribadian Andi Skok memang lebih terlihat pendiam dan cenderung tertutup. Di mata warga, ia juga dikenal orang yang rajin beribadah dan tak lupa bersosialisasi dengan masyarakat.

Namun ada hal yang membuatnya sedikit beda yakni dari cara berpakaiannya yang sering mengenakan jubah panjang dan celana yang agak tinggi (cingkrang). Tak hanya dari cara berpakaian yang terkesan ekstrim, Andi juga sering terlihat mengikuti pengajian-pengajian khusus yang beda dari warga.

Saat disambangi Rabu (1/2), rumah Andi sudah terlihat kosong. Begitu pula bengkel di Gemolong juga tampak lengang dan masih tertutup garis polisi pasca penggerebekan Selasa (31/1/2017).

Salah satu warga Godekan, Kragilan, Turmuji (54) mengungkapkan Andi pernah kontrak di rumah miliknya selama 1 tahun sebelum menempati lokasi bengkelnya saat ini. Sepengetahuannya, secara umum yang bersangkutan memang lebih  pendiam dan hanya bicara seperlunya. (Baca: Ciri Ekstrimis Adalah Berontak Negara dan Membuat Onar Atas Nama Agama)

Akan tetapi ia sempat menilai jika tabiat asli dari Andi terlihat sebagai pribadi yang keras. Ia juga sering memergoki yang bersangkutan melakukan latihan fisik dan bela diri serta membawa buku-buku berbau jihad.

”Sering lari lari latihan fisik. Kalau melihat itu dia suka membawa buku-buku jihad dan ada juga gambar-gambar jihad,” ujarnya.

Selain itu dia juga menyampaikan rambut Jumali awalnya panjang. Namun setelah peristiwa diduga ledakan bom pada 11 Desember 2016 lalu, yang bersangkutan memotongnya menjadi pendek. ”Setelah ada ledakan itu, dia potong rambut, sebelumnya rambutnya panjang,” ujarnya. Wardoyo. (SFA)

Sumber: JogloSemar

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ciri Terduga Teroris Boyolali Suka Pakai Celana Cingkrang | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: