Fokus

Cendikiawan Suriah: Banyak Negara Muslim Hancur Karena Tak Cinta Tanah Air

Minggu, 22 Januari 2017 – 11.12 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KUDUS – Cendekiawan Muslim Suriah (Syiria) Dr Mahir Hasan Al-Munajjid salah satu saksi hidup akan kekacauan konflik Suriah, beliau menegaskan bahwa hubbul wathan atau cinta tanah air mempunyai peran penting. Hal itu bercermin terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di negaranya sendiri. (Baca: Prof Quraish Shihab: Alquran Sejajarkan Agama dan Cinta Tanah Air)

Abdullah bin Umar, paparnya, merupakan sosok yang mencintai tanah air. Meski Negaranya sedang gonjang-ganjing tetapi beliau tidak berontak. Maka, ketika kita mengalami masa pemerintahan yang dzalim sekalipun, tidak boleh serta merta khuruj (keluar), memerangi pemerintah.

Terkait cinta tanah air ini, ia tegaskan ketika mengisi Halaqah Quraniyah bertajuk Pesan Damai dan Cinta Tanah Air dalam Kajian Al Quran di Universitas Muria Kudus (UMK), Jumat (20/1). (Baca: Suriah Hancur Karena Isu Agama Dibenturkan dengan Pemerintah dan Kebhinekaan)

Menurut pengajar qiraah di Jamiah Imam Syafii Cianjur, Jawa Barat itu, banyak Negara mayoritas beragama Islam hancur akibat ulah rakyatnya sendiri. Mereka, sebutnya, tidak mengenal hubbul wathan, cinta tanah air.

Cinta tanah air, lanjutnya, dilakukan dengan cara setiap unsur masyarakat menjaga tanah air agar jangan sampai merusak dan merobohkan tanah airnya sendiri. (Baca: Pancasila, Jangkar Yang Mempertemukan Agama dan Nasionalisme)

Abdullah bin Umar, paparnya, merupakan sosok yang mencintai tanah air. Meski Negaranya sedang gonjang-ganjing tetapi beliau tidak berontak. Maka, ketika kita mengalami masa pemerintahan yang dzalim sekalipun, tidak boleh serta merta khuruj (keluar), memerangi pemerintah.

Dengan kudeta, Mahir meyakini akan terjadi kekacauan yang semakin besar. “Satu hakim yang fasiq akan memunculkan dharar yang besar,” jelasnya.

Jika penguasa berusaha dilengserkan, maka yang lain akan main hakim sendiri. “Kita patuh dengan aturan pemerintah saja,” tegasnya. (Baca: PKS Ikhwanul Muslimin Indonesia Berfaham Aliran Sesat Wahabi)

Itu yang diajarkan oleh Abdullah bin Umar. Di samping itu, urai Dr Mahir, cinta tanah air juga harus mengedepankan majelis ilmu. Duduk bersama saling berdiskusi untuk menuntaskan berbagai problem.

“Tentu ialah ilmu yang bersumber dari Ulama. Karena konteks hubbul wathan adalah peran ilmu dan juga Ulama,” pungkas Dr Mahir. (SFA/NU Online)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Denny Siregar: Kerjasama Jokowi-Kapolri Berantas Pengganggu NKRI – VOA ISLAM NEWS

  2. Pingback: Denny Siregar: Kerjasama Jokowi-Kapolri Berantas Pengganggu NKRI | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: