Fokus

Buya Syafii Maarif Sesalkan Pembacokan di Gereja Santa Lidwina Sleman Yogyakarta

Minggu, 11 Februari 2018 – 14.42 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SLEMAN – Aksi Teror pembacokan terhadap umat katolik di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Trihanggo, Gamping Sleman, Yogyakarta saat Misa Minggu pagi 11 Februari 2018, menciderai kedamaian antar umat beragama di Yogya yang terbilang cukup kondusif selama ini. Teror itu mengakibatkan lima orang luka akibat sabetan pedang.

Baca: Penyerang Gereja Santa Lidwina Sleman Suka Berpindah-pindah Tempat Tinggalnya

Buya Safii Maarif yang tempat tinggalnya tak jauh dari gereja Santa Lidwina pun turut mendatangi gereja yang terletak di Jalan Jambon Trihanggo No.3, Gamping, Trihanggo, Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta tersebut.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu mengaku prihatin atas tindakan bringas terhadap umat katolik yang sedang menjalankan misa minggu pagi. “Kejadian tersebut harus ditelusuri betul siapa orangnya. Apakah ada kelompok atau hanya bergerak sendiri? Tentunya polisi sudah pahamlah,” kata Buya Syafii.

Baca: Dakwah Islam Baik-baik Saja, Jadi Siapa Sebenarnya yang Terganggu & Mengganggu?

Sebagai warga Yogya dan umat muslim Buya Syafii juga mengaku sangat kecewa sekali kejadian tersebut terjadi di Yogyakarta. “Kok disini itu lho. Saya betul-betul kecewa berat,” ujarnya.

Baca: Suriah Hancur Karena Isu Agama Dibenturkan dengan Pemerintah dan Kebhinekaan

Guru Besar UNY inipun mempertanyakan motif penyerangan umat yang sedang beribadah dan menimbulkan jatuh korban. Umat disekitar geraja sejauh ini sangat kondusif dan tidak ada persoalan sama sekali dan di Yogya tidak ada Pilkada. “Suasana di setempat kondusif. Tapi kenapa ada pembacokan umat yang sedang beribadah,” ucapnya. (SFA/Viva)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: