Fokus

Bupati Jombang Pakai Dana Suap untuk Iklan Kampanye, Ini Kata Timses

Minggu, 04 Februari 2018 – 21.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JOMBANG – Operasis tangkap Tangan KPK bupati Jombang menyisakan cerita miris seorang pejabat. Sebagian uang suap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang Inna Silestyowati digunakan Bupati Nyono Suharli Wihandoko untuk membayar iklan kampanye di media massa lokal. Perbuatan Nyono tak diketahui tim pemenangnya.

Baca: Susul Bupati Jombang, Plt Kadinkes Juga Ditangkap KPK

“Saya kurang tahu soal itu,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Jombang Suyoto saat ditanya wartawan terkait aliran dana suap yang digunakan Nyono untuk iklan kampanye di media lokal dalam jumpa pers di kantor DPC PKB Jombang, Minggu (4/2/2018) petang.

Hal senada dikatakan Subaidi Muchtar, bakal calon wakil bupati yang menjadi pasangan Nyono di Pilbup Jombang 2018.

“Saya tidak tahu karena hari ini belum masuk masa kampanye. Oleh karena itu saya tak bisa berkomentar soal itu,” ujar kader PKB ini.

Nyono ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah diduga menerima uang suap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang Inna Silestyowati. Penyuapan ini diduga dilakukan Inna agar Nyono mengangkat dirinya sebagai Kepala Dinas Kesehatan defenitif.

Baca: KPK Tangkap Tangan Bupati Jombang

Bupati Jombang yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini diduga menerima uang dari Inna Rp 200 juta pada Desember 2017. Sementara 1 Februari 2018, Inna kembali memberikan uang Rp 75 juta kepada Nyono. Dari jumlah itu, Rp 50 juta dibayarkan Nyono untuk iklan kampanye di media massa lokal.

Terkait aliran dana suap untuk kepentingan Pilbup Jombang tersebut, Subaidi berdalih Nyono tak melibatkan tim pemenangan. Sehingga penggunaan uang ‘panas’ tersebut tak diketaui oleh tim.

“Bisa saja itu sesuatu yang bukan dilakukan, itu pengakuan sepihak dari seseorang yang diduga memberikan sesuatu kepada Pak Nyono,” ungkapnya.

Kendati begitu, tambah Subaidi, pihaknya menghormati proses hukum yang dijalankan KPK. “Kami hormat pada proses hukum dan azas praduga tak bersalah,” tandasnya.

Nyono telah mendaftar di KPU Jombang sebagai calon bupati. Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini berpasangan dengan kader PKB Subaidi Muchtar. Selain Partai Golkar, duet Nyono-Subaidi juga diusung PKB, PKS, NasDem dan PAN. (SFA)

Sumber: Detik News

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: