Fokus

Bukti Amerika Suplai Senjata dan Uang Kepada Teroris Di Suriah

Salafynews.com – Dunia sudah tahu “pemberontak” Suriah adalah Al-Qaeda sejak 2012. Koran NY Times (Desember 8/2012) juga pernah mengangkat berita dengan judul “Pemberontak Suriah terhubung dengan Al-Qaeda”. Situs berita USA Today pada (Juni 14/2013) mempublish keterkaitan pemberontak Suriah dengan Al-Qaeda. The Wall Street Journal (Mei 7/2014) dalam sebuah artikelnya mengungkap keterlibatan Al-Qaeda dengan pemberontak Suriah, serta dukungan Amerika.

Setelah media mengungkap ini, apa yang Amerika lakukan?

Mereka justru secara terang-terangan mendukung dan menyuplai senjata untuk para pemberontak di Suriah. Kantor berita CNN pada (September 12/2013), mengungkap pengiriman senjata CIA kepada para pemberontak Suriah. Ia juga menambahkan bahwa senjata-senjata telah sampai ketangan para pemberontak. BBC pada (Juni 26/2014) menurunkan berita kongres Amerika menyetujui $500.000.000 untuk mendanai pemberontak Suriah atas permintaan Obama.

Sebenarnya, Amerika mempersenjatai “Pemberontak” atau “Teroris”?

Muhammad AliSeorang Reporter Frontline TV PBS Amerika, Mohammad Ali melakukan perjalanan ke perbatasan Turki untuk menelusuri pemberontak “moderat”, yang terhubung dengan teroris Al-Qaeda.

Jurnalis kami kembali ke Suriah untuk menyelidiki operasi rahasia Amerika dalam membantu para “pemberontak”.

Reporter mohammad Ali mengisahkan saat-saat dirinya berada di perbatasan Turki, menunggu datang kedatangan kelompok teroris dari Suriah. Ia tidak diizinkan mengambil gambar wajah para pemberontak dalam perjalanan balik ke kamp di sebuah lokasi di Suriah. Para Pemberontak mengakui adanya pelatihan dan suplai senjata dari Amerika Serika. “Agen Amerika selalu menghubungi kami, dan mereka memiliki data kami dan tahu siapa kami” kata salah satu pemberontak kepada reporter mohammad Ali.

Pemberontak itu kemudian memutus pembicaraan Mohammad Ali dan mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan informasi bahwa akan ada pertemuan malam ini dengan agen Amerika di sebuah tempat yang dirahasiakan.

Malam itu, Jurnalis kita ikut dengan pemberontak yang dikenal dengan nama “Achmed” sebagai operator suplai batalyon. Berikut rekaman percakapan Jurnalis Mohammed;

Mohammad Ali, Akan pergi kemana kita malam ini?

Achmed, “Kita akan pergi ke utara, dekat perbatasan Turki.

Akan dapat apa kita di sana? tanya mohammad Ali menyelidik.

“Kita akan menerima amunisi”, jawab Achmed.

Siapa yang akan memberikan kita senjata? Amerika kah? tanya Mohammed penasaran.

Benar, Amerika. jawab Achmed.

Jadi Amerika yang menghubungi kalian? dan menyuruh kalian datang ambil senjata? tanya mohammad.

“Betul, mereka juga suruh kita bawah truk, dan kita telah menyiapkan semuanya”, jawab Achmed.

Setelah kami mendekati dilokasi pertemuan, Achmed tak mengizinkan jurnalis kami ikut dalam pertemuan karena ia tidak ingin pihak Amerika melihat dirinya. Achmed menurunkan saya di rumah temannya, sambil berseloroh ‘nanti saya jemput lagi setelah selesai’.

CNNSudah beberapa jam mereka pergi, dan akan kembali dengan membawa amunisi baru, jelas reporter Mohammad.

Achmed pun kembali datang bersama truk yang sudah penuh dengan senjata dan bahan peledak. Keesokannya reporter kami menyaksikan senjata, amunisi dan bahan peledak yang semalam baru saja dikirim.

Ternyata Obama telah menyetujui pengiriman rudal canggih anti tank (TOW, buatan Amerika) untuk para pemberontak. ada banyak video di youtube yang menggambarkan para pemberontak menggunakan TOW.

Amerika mengingatkan mereka untuk tidak menceritakan pengiriman senjata ini kepada siapapun, kalau ini sampai bocor ke media, mereka akan stop aliran dana dan senjata kepada kami, kata Achmed.

CIA menolak memberikan komentar, ketika kami menanyakan keterlibatan Amerika dan aliran senjata dan dana ke para pemberontak.

Obama secara resmi telah menyatakan akan terus memberi dukungan kepada para pemberontak di Suriah. Kami juga mendapatkan laporan bahwa CIA memberikan pelatihan kepada para pemberontak di Yordania. Bahkan Amerika juga menerjunkan beberapa elit pasukannya untuk melatih para militan di Qatar.

Mc Cain dalam wawancaranya dengan sebuah Stasiun Televisi mengatakan, ‘Berdasarkan rapat di gedung putih 2 tahun lalu, tim keamanan nasional memberikan rekomendasi untuk mempersenjatai ISIS’.

BBCSejumlah foto pertemuan rahasia senator AS John Mc cain dengan Abu Bakar Bagdadi di sebuah tempat yang dirahasikan beredar pada 2013 lalu. Pertemuan itu membicarakan pembentukan ISIS sebagai kelompok militan baru yang akan beroperasi di Irak dan Suriah, dan dukungan AS yang akan menyuplai senjata untuk ISIS.

Senator AS Rand Poul (R) pada Stasiun Televisi Fox News mengatakan, ” Amerika telah membiayai sekutu kita ISIS, kini ISIS menjadi kuat karena kita membiayainya, ini sebuah kesalahan besar”.

“Amerika tidak hanya membiayai dan mempersenjatai ISIS, tapi juga Taliban, Al-Qaeda dan Jabha Nusra. Orang yang kita perangi sekarang, kita sendiri yang membiayai mereka 20 tahun lalu, kata Hillary Clinton.

Solusi teroris bukan militer. Solusinya adalah STOP biaya dan mempersenjatai mereka. [SFA]

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Media Barat ‘CNN’ Berbohong, Tuding Rusia Penyebab Krisis Pengungsi | Arrahmah News

  2. Pingback: LIAR.. Abu Bakar Baghdadi Tak Hiraukan Perintah Saudi dalam Perang Suriah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: