Headline News

BOCOR! Saudi Keluarkan 68 Juta Dolar AS untuk Sambut Donald Trump

Selasa, 09 Mei 2017 – 15.53 Wb,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Dokumen-dokumen Arab Saudi yang telah bocor milik dewan kerajaan terkesan “sangat rahasia” telah mengungkapkan tentang biaya yang dialokasikan dewan kerajaan Saudi untuk segenap agenda penyambutan presiden AS Donald Trump di negaranya.

Sebelumnya, Gedung Putih telah mengumumkan rencana perjalanan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi, Israel dan Vatikan pada bulan ini dengan tujuan untuk “memerangi ekstremisme, terorisme dan kekerasan”.

Trump akan melakukan lawatan pertamanya ke luar negeri pada akhir Mei, ungkap Sekretaris Pers Sean Spicer dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari kamis lalu (04/05).

Menurut dokumen Saudi yang telah bocor tersebut, kerajaan Saudi telah memerintahkan untuk mengeluarkan dana lebih dari 68.000.000 dolar AS atau yang setara dengan 256.000.000 riyal Saudi hanya untuk agenda penyambutan Trump, yang dialokasikan untuk :

  • Konferensi Tingkat Tinggi Arab-Islam-AS
  • Agenda penyambutan dan kunjungan
  • Biaya untuk penjamuan
  • Acara yang berkaitan dengan kunjungan

Dewan kerajaan Saudi diketahui telah memerintahkan untuk mengeluarkan sejumlah dana yang telah disebutkan dengan nada sangat mendesak.

Dan menariknya, dokumen yang ditanda tangani Raja Salman bin Abdul Aziz ini ternyata dibubuhi ungkapan istimewa yakni “sangat rahasia dan mendesak, untuk menginformasikan dan menyelesaikan hal-hal yang diperlukan di bawah perintah Raja”.

Dan ironisnya, dokumen yang mengungkapkan alokasi dana besar-besaran milik negara yang ditujukan untuk penyambutan Trump ini terungkap di tengah badai ekonomi yang menerpa Saudi. Hal ini seolah menjadi tamparan keras bagi rakyat Saudi yang menyadari bahwa kondisi perekonomian Saudi saat ini berada di titik terburuk sejak kerajaan Arab Saudi melakukan revolusi minyak, dan hal ini terungkap di tengah-tengah rintihan dan jeritan rakyat Saudi atas kebijakan penghematan yang diterapkan otoritas Saudi untuk menutup defisit anggaran sejak diumumkannya anggaran tahun 2016.

Seorang pegiat media sosial Saudi mengomentari dokumen ini dengan mengatakan “Anda dapat melihat ‘kantong tebal’ mereka”. Ungkapan ini menyinggung kebijakan “Visi 2030” yang digalakkan oleh Wakil Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, seperti dilansir Mepanorama (08/05).

“Utamakanlah perut-perut rakyat yang miskin”, tulis seorang yang lain. Adapan warga Saudi yang lain menulis “apakah semua negara memang membuang uangnya ketika menyambut presiden AS? Demi Allah aku tidak berharap uang dengan mudah dihamburkan walau hanya sepersepuluhnya hanya untuk menyambut Trump karena pemerintah harusnya lebih memperhatikan rakyatnya bukan sibuk menghamburkan uangnya hanya untuk menyambut kedatangan presiden lain di negaranya”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: