Nasional

BNPT Minta Masyarakat Tegas Menolak Paham Radikal

Rabu, 12 Juli 2017

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tengah menggalakkan program deradikalisasi pada masyarakat. Program ini dilakukan untuk mewaspadai warga negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari Suriah.

BNPT khawatir WNI yang jadi alumni ISIS ini melakukan aksi teror di Indonesia. Lebih parah, mereka menularkan paham radikal pada warga lainnya. Juru Bicara BNPT Irfan Idris dengan tegas meminta masyarakat menolak paham-paham radikal. Menurutnya, masyarakat mesti kebal dan tidak mudah terpengaruh ajakan-ajakan sesat dari siapa pun,

“Masyarakat harus memiliki imunitas kuat dan daya tahan tunggu untuk tidak terpengaruh pada ajakan sesatnya,” kata Irfan Jakarta, Selasa 11 Juli 2017.

Tak hanya itu, Irfan pun meminta sejumlah lembaga dan Kementerian terkait untuk ikut aktif mencegah penyebaran paham radikal dari WNI yang pulang dari Suriah. Salah satunya, dengan cara menggelar kegiatan-kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

“Menyiapkan banyak kegiatan agar simpatisan radikalisme tidak kembali ke wilayah konflik,” ujar dia.

BNPT menemukan informasi banyaknya WNI yang berada di Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Setibanya di Suriah mereka merasa tertipu dan menyesali perbuatannya.

Penyesalan itu bertambah saat keinginan mereka pulang ke tanah air tertahan oleh pihak otoritas. Sebab, mereka masuk ke Suriah secara ilegal atau tidak memiliki dokumen. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: