Fokus

BNPT: 7 Kampus Ternama di Indonesia Sarang Paham Radikal

Kampus Sarang Radikalisme

JAKARTA – Tujuh kampus ternama di Indonesia terpapar Radikalisme. Hampir semua perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, terutama PTN papan atas di Pulau Jawa sudah terpapar paham radikalisme. Hal ini diakui langsung oleh Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Hamli.

Baca: 5 Step Kelompok Radikal dan HTI Hancurkan Sebuah Negara

“PTN itu menurut saya sudah hampir kena semua (paham radikalisme), dari Jakarta ke Jawa Timur itu sudah hampir kena semua, tapi tebal-tipisnya bervariasi,” kata Hamli dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/5), mengutip CNN Indonesia.

BNPT menyebutkan beberapa nama PTN papan atas di Pulau Jawa yang terpapar radikalisme yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Insitut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB).

Baca: Kelompok Radikal “Rampok Kampus-kampus Sekuler” di Indonesia

Hamli menambahkan pola penyebaran paham radikalisme saat ini sudah berubah jauh. Dulu, kata Hamli, penyebaran paham radikalisme berkembang di lingkungan pesantren. Namun saat ini, kampus negeri maupun swasta menjadi sasaran baru dan empuk bagi penyebar radikalisme.

“PTN dan PTS yang banyak kena itu di fakultas eksakta dan kedokteran,” ungkap Hamli. Hal yang sama disampaikan cendekiawan muslim Azyumardi Azra. Ia mengatakan saat ini kampus sebagai tempat bersarang paham radikal.

Baca: WASPADA! Embrio Khilafah HTI Anti Pancasila Tumbuh Subur di Kampus Indonesia 

“Sarang terorisme itu justru di perguruan tinggi umum. Kalau kita lihat gejalanya memang menganut paham radikalisme,” ucap mantan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini. Azyumardi bahkan mengisahkan pengalaman putrinya di UI yang kerap diajak bergabung oleh kelompok mahasiswa yang ia duga berpaham radikal.

“Putri saya gagal direkrut karena sering kontak bapaknya,” ucap sang profesor dengan sedikit bercanda. Azyumardi meminta pemerintah membenahi lingkungan kampus. Salah satu cara yang ia usulkan adalah melatih kembali tenaga pengajar soal nilai kebangsaan. (SFA)

Sumber: TribunNews

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Joko Widodo Bersih-bersih Kampus dari HTI | SALAFY NEWS

  2. Pingback: ITB Tutup Organisasi Mahasiswa Terkait HTI | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: