Headline News

Blokade Arab Saudi Cekik Ekonomi Yaman

Selasa, 15 Agustus 2017 – 07.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Bank Central Yaman telah mengecam pemberlakuan blokade yang dipimpin oleh Arab Saudi atas wilayah udara Yaman dan penutupan bandara internasional selama 12 bulan di ibu kota Sana’a, dengan alasan bahwa tindakan pembatasan semacam itu menghalangi penerbangan dan “mencekik” ekonomi. (Baca: Inilah Ambisi Kotor AS dalam Perang Yaman)

Gubernur Bank Central Aden Mansour al-Qaiti yang bermarkas di Aden, dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis pada hari Senin, dengan keras mengkritik koalisi pimpinan-Saudi, yang telah melakukan kampanye pengeboman udara mengerikan di negara Arab yang miskin dan menderita krisis tersebut selama lebih dari dua tahun, dan melarang 13 penerbangan yang membawa uang tunai ke Aden sejak April “tanpa alasan pembenaran atau alasan yang jelas.”

Dia menyatakan “penyesalan mendalam atas hambatan tersebut,” dengan mengatakan bahwa mereka merusak bisnis harian bank tersebut dan menuduh koalisi “mencekik ekonomi Yaman” dan menghalangi “likuiditas yang dibutuhkan”. (Baca: Perang Barbar Saudi di Yaman Hanya Ciptakan Kehancuran Islam)

Tahun lalu, mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang menduduki kota Aden, barat daya Yaman, dengan bantuan Riyadh, loyalis dan milisinya, memindahkan bank central negara itu dari Sana’a ke Aden, hingga menciptakan krisis ekonomi yang semakin meningkat di negara tersebut.

Hadi mengklaim bahwa Houthi yang menguasai sebagian besar Yaman, termasuk ibu kota, telah menjarah bank; Sebuah tuduhan yang secara keras ditolak oleh Houthi, yang telah menjalankan urusan negara dan membela negara dalam melawan kampanye militer Saudi selama dua tahun terakhir. PBB telah sering meminta Arab Saudi untuk segera mengangkat blokade udara dan laut yang “melumpuhkan” ekonomi Yaman. (Baca: Perang Yaman Kutukan Bagi Dinasti Kerajaan Saudi)

“Pembatasan yang tidak beralasan terhadap arus barang dan jasa komersial dan kemanusiaan ke Yaman dan menghalangi distribusi di dalam negeri membuat negara tersebut lumpuh,” Idriss Jazairy, pelapor khusus PBB mengenai dampak negatif dari tindakan pemaksaan sepihak atas hak asasi manusia, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada pertengahan April.

Blokade Saudi adalah salah satu penyebab utama bencana kemanusiaan di Yaman dan telah mengganggu impor dan ekspor makanan, bahan bakar dan obat-obatan serta bantuan kemanusiaan, tambahnya. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: