Headline News

BIADAB! Teroris Serang Konvoi Evakuasi Warga Ghouta Timur

Rabu, 28 Februari 2018 – 09.49 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Kelompok teroris melepaskan tembakan ke arah warga sipil yang mencoba meninggalkan Ghouta Timur menuju ke wilayah yang dikuasai oleh Angkatan Darat Suriah melalui koridor yang aman saat gencatan senjata harian dimulai di wilayah tersebut.

Baca: Menlu Rusia: Cerita Palsu Serangan Kimia di Ghouta Timur

Situs berbahasa Arab SANA melaporkan bahwa Jabhat Al-Nusra dan kelompok teroris lainnya menggedor koridor yang dibuka untuk evakuasi warga sipil dari kamp al-Wafedin di Ghouta Timur dengan lima serangan roket dan mortir.

Ia menambahkan bahwa para teroris menyerang warga sipil untuk mencegah mereka meninggalkan wilayah tersebut untuk menggunakannya sebagai perisai manusia.

Pejabat Suriah bersama dengan Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah telah mulai melengkapi wilayah al-Wafedin setelah gencatan senjata harian dimulai di wilayah tersebut untuk dijadikan sebagai koridor keluar yang aman.

Baca: Teroris di Ghouta Timur Serang Tentara Suriah dengan Senjata Canggih Buatan AS

Seluruh urusan logistik telah disiapkan untuk menyambut warga sipil yang melarikan diri, dan memindahkan mereka ke pusat Dowayer dan memberikan layanan kemanusiaan.

Sementara itu, Jenderal Rusia Viktor Pankov mengatakan bahwa warga sipil tidak dapat meninggalkan Ghouta Timur karena koridor kemanusiaan telah diserang oleh militan.

“Pada pukul 9 pagi pada tanggal 27 Februari, sebuah koridor kemanusiaan dibuka untuk membebaskan warga sipil dari zona de-eskalasi. Saat ini, militan meluncurkan tembakan keras dan tidak ada satupun warga sipil yang keluar,” kata jenderal tersebut kepada wartawan.

Laporan sebelumnya mengatakan bahwa kelompok militan Jeish al-Islam telah menentang evakuasi seluruh warga sipil dari Ghouta Timur setelah Rusia mengumumkan gencatan senjata lima jam setiap hari untuk membuka jalan bagi keluarnya warga sipil.

Baca: Analis Timur Tengah Bongkar Wajah Pelaku Teror di Ghouta Timur

Sputnik melaporkan bahwa Mohammad Aloush, seorang anggota Dewan Politik di Jeish al-Islam, mengatakan bahwa kelompok tersebut telah menolak rencana Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shogiou untuk memberlakukan gencatan senjata kemanusiaan di Ghouta Timur. Aloush lebih lanjut mengatakan bahwa hanya korban luka dan pasien, yang memerlukan perawatan medis, diizinkan meninggalkan Ghouta Timur. (SFA/FNA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Evakuasi Warga Sipil dari Ghouta Timur | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: