Headline News

BIADAB! Jet Israel Serang Pusat Penelitian Ilmiah Suriah di Dekat Damaskus

Selasa, 05 Desember 2017 – 13.15 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Wartwan RT yang berada di Damaskus melaporkan bahwa jet tempur Israel telah melancarkan serangan udara di sebuah pusat penelitian ilmiah di dekat desa Jamraya di daerah Qodsia di pedesaan Damaskus di selatan Suriah.

Baca: Surat Pedas Suriah kepada PBB: Israel Adalah Negara Teroris

Wartawan RT melaporkan bahwa ledakan besar telah mengguncang daerah sekitar Jamraya pada pukul 23.30 pada Senin malam (04/12) waktu setempat, akibat serangan udara dahsyat yang dilancarkan di wilayah tersebut. Laporan yang masuk menyebutkan bahwa serangan udara Israel tersebut menyebabkan jatuhnya korban sipil.

Perlu diketahui bahwa pusat penelitian ilmiah militer yang berada di dekat Jamraya ini juga pernah mengalami serangan udara yang dilancarkan Israel pada tahun 2013 silam.

Sebuah sumber mengatakan kepada RT bahwa pertahanan udara Suriah telah mencegah rudal-rudal tersebut dan menjatuhkan 3 rudal dari rudal-rudal tersebut. Rudal permukaan ke udara Israel tersebut diluncurkan dari bandara militer Mazza.

Kantor berita Suriah “SANA” mengatakan bahwa “pertahanan udara kami telah melawan serangan rudal Israel tersebut yang menargetkan salah satu situs militer kami di pedesaan Damaskus dan berhasil menjatuhkan 3 rudal Israel”.

Kantor berita Reuter mengutip dari saksi mata mengatakan bahwa mereka mendengar 3 suara ledakan dari arah Jamraya pada Senin tengah malam dan mereka juga melihat asap tebal yang naik di langit wilayah tersebut.

Baca: Jet Tempur Israel Serang Wilayah Hama Suriah Bukti Zionis Putus Asa

Sebelumnya, pada 2 Desember lalu, Angkatan Udara Israel juga telah melancarakn sejumlah serangan yang menargetkan markas-markas tentara Suriah dan sekutunya di dekat kota al-Keswa di pinggiran barat daya dari provinsi Damaskus.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan sebagaimana yang dikutip oleh SANA bahwa “agresi terbaru Israel ini adalah upaya putus asa dari otoritas pendudukan Israel dalam mendukung dan mensponsori terorisme dan mereka ingin memancing kembali semangat “agen” mereka dalam organisasi teroris yang tengah menjalankan agenda permusuhan mereka di bumi Suriah dan untuk menutupi kekalahan mereka akibat prestasi besar tentara Arab-Suriah yang berhasil mencabut blokade yang diberlakukan organisasi teroris ISIS di kota Deir Ezzur yang telah berlangsung selama 3 tahun”.

Kemnterian Suriah mengganggap bahwa serangan Israel yang terus berulang ini telah menjadi “perilaku sistematis untuk melindungi para teroris” dari organisasi teroris Jabhah al-Nusra dan ISIS. Kementerian Suriah menegaskan bahwa “maka tidak dapat diterima jika hingga saat ini PBB belum mengambil tindakan apapun untuk mengakhiri serangan ini, sementara serangan Israel telah dilakukan secara terang-terangan dalam melindungi para teroris”.

Pemerintah Suriah telah menuntut Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan Israel dan mengambil tindakan tegas dan segera untuk menghentikan serangan tersebut yang sesuai dengan resolusi PBB yang terkait dengan perang melawan terorisme serta para pendukung dan sponsor terorisme”. Pemerintah Suriah juga mengingatkan akan konsekuensi serius dari sserangan teroris Israel yang terintegrasi dengan kejahatan ISIS dan organisasi teroris lainnya”.

Baca: Rusia dan Iran Kutuk Serangan Israel ke Bandara Internasional Damaskus

Kemnterian Luar Negeri Suriah menegaskan bahwa serangan terhadap tentara Arab-Suriah adalah bentuk dukungan langsung terhadap terorisme, karena tentara Arab-Suriah dan sekutu-sekutunya tengah memerangi terorisme atas nama seluruh dunia. Dan pemerintah Suriah juga meminta pada DK PBB dan negara-negara yang memiliki pengaruh terhadap Israel untuk segera mengutuk serangan ini dan menghentikan serangan Israel demi menciptakan keamanan dan stabilitas serta perlindungan terhadap masyarakat internasional dari terorisme”. (SFA)

Sumber: Arabic rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: