Fokus

Bentrokan Hebat Militan, dan Pembakaran Bus Evakuasi Menuju Kafarya-al-Fu’ah

Senin, 19 Desember 2016,

SALAFYNEWS.NEWS.COM, DAMASKUS – Televisi pemerintah Suriah, pada hari Minggu (18/12) melaporkan bahwa beberapa bus milik pemerintah Suriah yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil telah terbakar sebelum memasuki kota Kafarya dan al-Fu’ah di pedesaan Idlib.

Televisi pemerintah Suriah mengungkapkan dalam sebuah tweet di situs jejaring sosial “Twitter” bahwa, “kelompok-kelompok bersenjata ini telah membakar sejumlah bus yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil dari Kafarya dan al-Fu’ah”. (Baca: Tertangkapnya 13 Intelijen Asing Sebabkan Evakuasi Tertunda di Aleppo)

Sumber oposisi Suriah mengatakan bahwa militan “Fath al-Syam” telah membakar bus milik pemerintah Suriah yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil untuk menghambat pelaksanaan kesepakatan Rusia, Iran dan Turki.

Sementara itu, sumber pemerintah Suriah mengatakan bahwa sebuah bentrokan terjadi sesama militan antara Jabhat al-Nusra dan gerakan Ahrar al-Syam karena perbedaan pendapat mengenai pelaksanaan kesepakatan evakuasi selama jeda kemanusiaan dari al-Fu’ah dan Kafarya.

Adapun faksi bersenjata Aleppo mengutuk aksi pembakaran bus evakuasi yang dilakukan militan Fath al-Syam.

Di sisi lain, media resmi pemerintah Suriah mengumumkan tentang bus-bus yang membawa militan oposisi Suriah dan keluarganya telah mulai meninggalkan wilayah Aleppo timur.

Sementara itu, para aktivis melaporkan bahwa Fath al-Syam atau yang sebelumnya dikenal dengan Jabhah an-Nusra telah mencegah masuknya bus evakuasi ke desa al-Fu’ah dan Kafarya yang diblokade, dan membakar sejumlah bus evakuasi ketika berada di wilayah Sermin. (Baca: Ulama Irak: Teroris ISIS Ciptakan Negara Dajjal Bukan Pemerintahan Islam)

Perlu diingat bahwa kelompok militan pada hari jumat lalu (16/12) telah mengebom persimpangan Baqlu di wilayah as-Suqaylabiyah yang dijadwalkan akan dilalui puluhan bus yang menuju Kafraya dan al-Fu’ah untuk mengevakuasi sejumlah keluarga dan warga yang terluka selama jeda kemanusiaan. Dan bus-bus ini terpaksa pergi dan mengubah rute perjalanan menuju pedesaan Aleppo selatan, seperti dilansir oleh kantor berita Arabic.rt (18/12).

Adapun penduduk Kafarya dan al-Fu’ah tengah mengalami krisis obat-obatan serta makanan dalam jumlah besar akibat blokade yang dilakukan kelompok bersenjata, yang dibutuhkan sejak awal bulan desember lalu oleh rumah sakit al-Fu’ah, satu-satunya rumah sakit di kota tersebut, yang menyebabkan rumah sakit ini tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan sebagaimana rumah sakit ini juga berulang kali mencari paket bantuan yang diberikan pesawat-pesawat Suriah dan Rusia untuk penduduk Kafarya dan al-Fu’ah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: