Headline News

Bashar Assad: Teroris Berperang Hanya untuk Melayani Zionis Israel

Jum’at, 07 April 2017 – 08.12 Wib,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan kelompok-kelompok teroris yang menjajah tanah airnya bertujuan untuk melindungi kepentingan Israel dan mitra-mitranya, dan menekankan bahwa “satu-satunya pilihan” yang tersisa untuk menyelamatkan bangsa adalah “kemenangan” dengan melawan teroris yang didukung Barat dan sekutu regionalnya. (Baca: UEA Perkuat Hubungan dengan Israel Guna Bantu Teroris di Suriah)

“Anda dapat melihat dalam kasus bahwa teroris ini berjuang untuk Israel. Meskipun mereka bukan tentara Israel, mereka berjuang untuk Israel. Dan Israel berbagi tujuan dengan Turki, Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Arab Saudi, Qatar, dan negara-negara sekutunya. Mereka semua berbagi tujuan yang sama,” kata Assad dalam wawancara dengan surat kabar Kroasia Vecernji yang diterbitkan pada hari Kamis.

“Israel melakukan yang terbaik dengan mendukung kelompok teroris di setiap tempat tentara Suriah mengalami kemajuan. Mereka menyerang tentara Suriah dalam rangka memberikan dukungan kepada teroris dalam menghadapi mereka,” tambahnya.

Assad menyatakan keyakinannya bahwa “tanpa campur tangan Barat,” Damaskus dapat mengakhiri perang dalam beberapa bulan, dan mengatakan, “ini bergerak ke arah yang lebih baik, seperti yang saya katakan, tidak dalam kepentingan teroris tapi untuk kepentingan rakyat Suriah, tetapi perang tidak dapat diprediksi”. (Baca: Menguak Tirai Kebusukan Israel di Suriah)

Menanggapi pertanyaan apakah ada harapan untuk mengakhiri perang, Assad mengatakan, “Tentu saja, karena tanpa harapan tidak negara, maupun rakyat tidak mampu bertahan enam tahun perang yang sangat ganas yang didukung oleh puluhan negara-negara regional dan Barat, beberapa negara terkaya dan paling kuat di dunia.”

Presiden Suriah mengatakan bahwa Damaskus telah berusaha untuk “mengubah harapan ini menjadi kenyataan” dengan “memerangi terorisme,” di satu sisi, dan “mencapai rekonsiliasi dengan semua orang yang ingin meletakkan senjata mereka,” di sisi lain, dan mencatat, “Ada kemajuan di kedua bidang.”

Kemenangan pilihan Suriah

Presiden Suriah lebih lanjut mengatakan tidak ada “pilihan kecuali kemenangan” dalam perang melawan terorisme, dan menekankan, “Jika kita tidak memenangkan perang ini, berarti Suriah akan dihapus dari peta. Kami tidak punya pilihan dalam menghadapi perang ini, dan itulah sebabnya kami yakin, kami gigih dan kami bertekad.” (Baca: Assad: Rakyat Suriah yang Berhak Pilih Presidennya Bukan PBB atau Pihak Lain)

Assad mengecam Barat yang menggunakan dalih perang melawan terorisme sebagai alat untuk mencapai tujuan politiknya, dan mengatakan, “Mereka tidak memerangi terorisme … Fakta dari masalah ini adalah bahwa mereka menggunakan terorisme sebagai kartu untuk mencapai agenda politik yang berbeda, bahkan ketika terorisme ini menjadi bumerang dan mengklaim korban di negara mereka sendiri. Tapi mereka tidak mengakui fakta ini.”

“Eropa, atau sejumlah negara Eropa, memberikan dukungan kepada teroris dalam skala besar, mengirim puluhan ribu teroris ke Suriah, atau mendukung mereka secara langsung dan tidak langsung, seperti logistik, keuangan, perlindungan politik, dan segala sesuatu,” ujar Assad. (Baca: Analis: Keberanian Suriah dan Kegagalan Zionis Israel Provokasi Assad)

Presiden Suriah mengecam serangan udara AS yang tidak sah di Suriah sebagai bagian dari kebijakan Washington untuk mengamankan pijakan di negara itu, dan menambahkan, “Secara umum, kebijakan Amerika didasarkan pada menciptakan kekacauan di berbagai belahan dunia dan menciptakan konflik di antara negara-negara”.

“Melalui konflik-konflik ini, mereka mengamankan pijakan melalui proxy-nya yang sudah ada bahkan mampu menjadi lebih menonjol karena keadaan baru. Kemudian mengambil bagian dalam perundingan untuk mengamankan kepentingannya di kawasan itu,” tambahnya. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: