Headline News

Bashar Assad Kunjungi Pangkalan Udara Rusia di Hmeimim

Rabu, 28 Juni 2017, 05.38 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Presiden Suriah Bashar Assad telah melakukan kunjungan ke pangkalan udara yang dikelola Rusia di provinsi Latakia, dimana jet tempur Rusia melakukan serangan udara terhadap teroris ISIS dan militan Takfiri yang disponsori Barat dan sekutu regionalnya. (Baca: Bashar Assad “Tutup Segera Semua Kedutaan Israel ”: Video)

Pemimpin Suriah menginspeksi jet tempur Sukhoi SU-35 bermesin ganda dan super-manuver serta kendaraan lapis baja di Hmeimim di sebelah tenggara ibu kota provinsi Latakia pada hari Selasa, dan bertemu dengan sejumlah komandan militer Rusia disana, kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan. Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov mendampingi Assad saat kunjungan tersebut. (Baca: Bashar Assad: Rakyat dan Bangsa Suriah Sudah Lewati Konflik Terburuk)

“Orang-orang Suriah tidak akan melupakan dukungan dari Rusia”, Assad menulis dalam buku kunjungan utama, AFP melaporkan.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeluarkan sebuah pernyataan yang mencatat bahwa selama kunjungan tersebut, Assad dan Gerasimov telah mengadakan pembicaraan di pangkalan “koordinasi antara pasukan pemerintah Suriah dan angkatan udara Rusia”.

Hmeimim berfungsi sebagai pangkalan udara permanen Rusia di Suriah, yang bersebelahan dengan Bandara Internasional Bassel Assad, yang juga memiliki beberapa fasilitas lapangan terbang.

Awal tahun ini, Damaskus dan Moskow menandatangani sebuah perjanjian untuk menyewakan pangkalan tersebut ke pasukan militer Rusia selama 49 tahun, dan diperpanjang hingga 25 tahun.

Rusia juga berencana akan meng-upgrade pangkalan angkatan lautnya di Tartus, kota pelabuhan terbesar kedua di Suriah, di mana Moskow telah mempertahankan fasilitas pendukung dan perawatan untuk angkatan laut sejak tahun 1977.

Sumber militer mengatakan perluasan Pangkalan angkatan laut, yang terletak sekitar 86 kilometer selatan Hmeimim, akan memungkinkan kapal yang lebih besar untuk menelepon ke lokasi militer.

Moskow dilaporkan mempertimbangkan penyebaran sistem pertahanan rudal darat ke udara S-300 dan peluncur rudal Bastion. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: