Headline News

Bashar Assad: Bangsa Suriah Tak Akan Pernah Lupakan Pengorbanan Iran

Jum’at, 06 Oktober 2017 – 07.37 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Presiden Bashar Assad mengatakan negaranya tidak akan pernah melupakan pengorbanan Republik Islam Iran yang telah mendukung pemerintah dan bangsa Suriah selama masa-masa sulit perang.

Presiden Suriah membuat pernyataan dalam sebuah pertemuan dengan anggota parlemen senior Iran, Alaeddin Boroujerdi, di Damaskus pada hari Kamis (05/10/2017), mencatat bahwa perkembangan terakhir di wilayah sedang berlangsung demi “sumbu perlawanan”.

Baca: Tawaran Saudi Kepada Bashar Assad, Tinggalkan Iran Kami Bantu Kalian

“Perkembangan ini telah menambah kekuatan dan kemampuan sumbu perlawanan,” katanya kepada Boroujerdi yang merupakan ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran. Presiden Suriah juga menekankan perlunya kerjasama yang erat antara anggota “poros perlawanan” di berbagai bidang, terutama ekonomi.

Boroujerdi memberi selamat kepada Assad atas kemenangan baru-baru ini yang dicetak oleh tentara Suriah dalam melawan teroris, memuji negara Arab tersebut sebagai “simbol perlawanan dalam menghadapi musuh.”

“Banyaknya perkembangan terakhir di Suriah tentu akan semakin bisa dipahami di masa depan, karena pemerintah dan negara Suriah telah berhasil mengalahkan Amerika Serikat, rezim Zionis dan sekutu regional mereka melalui perlawanan dan ketekunan,” anggota parlemen Iran kata.

Boroujerdi juga merujuk pada surat Presiden Assad kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei bulan lalu, mengatakan bahwa hal itu mencerminkan “kedalaman hubungan antara kedua negara dan peran positif Republik Islam Iran dalam kemenangan baru-baru ini” yang diperoleh oleh tentara Suriah.

Presiden Bashar Assad mengirim sebuah pesan kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei, sebagai ucapan terima kasih kepada Teheran karena telah membantu Suriah dalam memerangi teroris.

Baca: WOW! Israel Akui Bashar Assad Pemenang Perang Suriah

Dalam surat tersebut, Assad mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat kepada pemerintah yang ramah dan orang-orang Iran mengenai pencapaian strategis militer Suriah dalam operasi kontra-terorisme mereka.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Republik Islam Iran yang membantu negaranya dalam melawan terorisme dan dukungannya bagi rakyat kita untuk membebaskan tanah air kita dari kontaminasi teroris Takfiri,” Assad menulis dalam surat tersebut.

Boroujerdi mengatakan “sumbu perlawanan” menghadapi musuh bersama, menekankan perlunya kerja sama dan koordinasi yang konstan antar anggotanya.

Dia lebih lanjut menyatakan kesiapan Teheran untuk membantu merekonstruksi Suriah, yang telah dicekam oleh militansi yang didukung asing sejak 2011.

Pembicaraan dengan Menlu Muallem

Boroujerdi juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem pada hari Rabu, dan keduanya membahas hubungan bilateral, perang melawan terorisme dan ekstremisme, dan sebuah referendum kontroversial Kurdistan Irak.

Kedua belah pihak juga menyatakan dukungan untuk kedaulatan dan kesatuan Irak dan memperingatkan dampak negatif referendum Kurdi.

Baca: Geram Kepada Suriah-Iran, Israel Akan Bombardir Istana Assad, Beranikah?

Dalam pertemuan tersebut, Muallem menggarisbawahi pentingnya pencapaian militer yang dibuat oleh tentara Suriah dalam kerja sama dengan sekutu negara tersebut, dengan mengatakan bahwa Suriah akan melanjutkan perangnya terhadap terorisme sampai benar-benar mencabut ke akar-akarnya.

Boroujerdi, pada bagiannya, menyerukan peningkatan hubungan parlementer antara Iran dan Suriah, yang menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan terus mendukung Damaskus dalam perang anti-terornya sampai perdamaian dan stabilitas dipulihkan di Suriah.

Boroujerdi bertemu dengan parlemen Suriah

Anggota parlemen Iran juga bertemu dengan Ketua Majelis Rakyat Suriah Hammoudeh al-Sabbagh, yang menyoroti kedalaman hubungan bilateral yang telah diperkuat selama perang melawan Suriah.

Anggota parlemen Iran, untuk bagiannya, mengatakan bahwa plot yang dilakukan oleh AS dan Barat terhadap Suriah telah gagal, dan menyerukan penguatan lebih lanjut kerja sama parlemen dan mengulangi kesiapan Iran untuk mendukung Suriah dalam proses rekonstruksinya. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: