Amerika

Barzani Umumkan Persiapan Referendum Kemerdekaan Kurdi dari Irak

Sabtu, 01 April 2017 – 14.31 Wib,

SALAFYNEWS.COM, NEW YORK – Selama pertemuan dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, kepala Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG), Massoud Barzani, mengumumkan persiapan untuk referendum kemerdekaan dari wilayah Irak. Menurut Barzani, “referendum yang merupakan bentuk tertinggi dari demokrasi, akan diselenggarakan di Kurdistan Irak dalam waktu dekat.”

Barzani mencatat bahwa masyarakat internasional harus mengenal tentang pendapat orang-orang Kurdi. (Baca: Kurdi Suriah Ajukan 2 Proposal Mengejutkan ke Jenewa)

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengomentari pernyataan ini. Menurut al-Abadi, “pemisahan Kurdistan dari Irak tidak memenuhi kepentingan Kurdi”.

“Tidak hanya Irak, tetapi juga Turki dan Suriah, sejumlah besar orang Kurdi hidup, menentang aspirasi Erbil (pusat administrasi Kurdistan Irak) untuk kedaulatannya,” kata Perdana Menteri Irak.

Sekitar 7 juta etnis Kurdi hidup di Irak, sementara total populasi negara itu adalah sekitar 36 juta orang. Sejak tahun 2005, Kurdistan Irak memiliki status daerah otonom di Irak. Status ini ditetapkan dalam konstitusi Irak. Hal ini sangat mungkin bahwa jika suku Kurdi Irak memberikan suara untuk kemerdekaan. Kurdi Turki yang jumlahnya sekitar 17 juta tanpa memperhitungkan pengungsi Kurdi dari negara tetangga Suriah, akan mencoba untuk menggunakan preseden itu. (SFA)

Sumber: Southfront

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: