Eropa

Barcelona Main Tanpa Penonton Karena Ditinggal Demo Referendum

Senin, 02 Oktober 2017 – 08.42 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SPANYOL – Salah satu tim paling terkenal di dunia olahraga memiliki pengalaman aneh saat bermain di stadion dengan kapasitan penonton 99.000 pada hari Minggu. Pertandingan FC Barcelona melawan Las Palmas berlangsung tanpa penonton, karena para suporter Catalan lebih memilih referendum kemerdekaan di tengah tindakan keras polisi.

Baca: Hakim Spanyol Perintahkan Penangkapan PM Israel “Netanyahu”, Kenapa?

Barcelona ​​yang menurunkan Lionel Messi ke lapangan untuk pemanasan di Nou Camp yang sepi dengan mengenakan kostum khusus yang menampilkan warna bendera Catalan. Sementara lawan mereka, Las Palmas, yang tandang ke markas Catalonia menambahkan bendera kecil Spanyol ke kaus mereka untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap persatuan Spanyol.

“Kami memutuskan untuk mengenakan bendera Spanyol kecil di kaos kami hari ini untuk menunjukkan harapan kami pada masa depan negara ini,” kata klub Canary Islands dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya pada hari Minggu, ada banyak laporan media bahwa pertandingan tersebut dibatalkan. Namun, saat kickoff sempat mendekat, Barcelona merilis sebuah pernyataan yang mengonfirmasikan bahwa pertandingan tetap akan digelar.

“FC Barcelona mengecam peristiwa yang telah terjadi di banyak bagian di Catalonia pada hari ini, yang mencegah warganya menerapkan hak demokratis mereka untuk kebebasan berekspresi,” kata klub tersebut.

Baca: Penangkapan Sel Teroris di Spanyol

“Mengingat sifat peristiwa yang luar biasa, Dewan Direksi telah memutuskan bahwa pertandingan tim utama FC Barcelona melawan Las Palmas akan dimainkan di balik pintu tertutup menyusul penolakan dari beberapa club profesional untuk menunda pertandingan.”

Surat kabar Catalan La Vanguardia melaporkan bahwa klub tersebut, yang dikenal di seluruh dunia sebagai simbol Catalonia, mencoba untuk menunda pertandingan dan menjadwal ulang pada hari lain namun mendapat tentangan dari pejabat La Liga.

Presiden klub tersebut, Josep Maria Bartomeu, mengatakan kepada BeIN Sports bahwa mereka mendapat izin dari kepolisian Almeria Mossos d’Esquadra untuk memainkan permainan di depan kerumunan seperti biasa, namun mereka memilih untuk bermain di stadion yang kosong karena mereka mempertaruhkan hukuman enam laga dan poin, serta untuk menunjukkan ketidaksepakatan mereka dengan tindakan keras pemerintah Spanyol terhadap demonstrasi referendum.

“Kami telah memutuskan bahwa alih-alih membatalkan permainan, itulah yang kami inginkan, kami akan bermain di balik pintu tertutup dan kami ingin memberikan dukungan kepada mereka yang menderita karena kurangnya kebebasan berekspresi,” kata Bartomeu.

“Jadi, kami memutuskan untuk memainkan permainan dan melakukannya di balik pintu tertutup sehingga [orang] dapat melihat ketidaksepakatan kami … Kami melakukannya dengan alasan yang luar biasa, bukan untuk keamanan.”

Keputusan tersebut terbukti tidak populer dengan beberapa pejabat tinggi di klub tersebut, bahkan menyebabkan pengunduran diri Wakil Presiden Carles Vilarrubi dan anggota dewan Jordi Mones.

Pertandingan berlangsung cukup ketat dan babak pertama tanpa gol, namun menyusul gol di menit ke-49 dari Sergio Busquets, Barcelona terus menang dengan relatif mudah. Gol di menit ke-70 dan ke-77 dari Lionel Messi berhasil menjaga jarak meski dalam tandang ke luar mereka kacau balau. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: