Amerika

Bantu Saudi, Diam-diam AS Kirim Pasukan Elitnya ke Yaman

Tentara Elit Amerika di Yaman

WASHINGTON – Sebuah laporan baru-baru ini mengatakan AS telah memperluas perannya dalam perang berdarah di Yaman, jauh melampaui penjualan senjata dan dukungan logistik. Amerika secara diam-diam menyebar tim komando elit ke perbatasan Yaman untuk membantu militer Saudi dalam pertempuran melawan gerakan Houthi Ansarullah, seperti dilansir PTV (03/05).

Baca: Houthi: Makar Saudi, Amerika Serta Israel di Libanon dan Yaman Gagal Total

Mengutip para pejabat AS dan Eropa, The New York Times melaporkan pada hari Kamis bahwa pasukan khusus angkatan darat AS, yang dikenal sebagai Baret Hijau, telah dikerahkan pada Desember 2017 ke daerah perbatasan selatan Arab Saudi.

Menurut laporan itu, misi rahasia ditujukan untuk membantu pasukan Saudi menemukan lokasi peluncuran rudal Yaman dan menghancurkan pasokan rudal dari gerakan Houthi.

Laporan itu mengutip setengah lusin pejabat AS serta negara-negara Eropa dan Arab yang mengatakan dengan syarat anonimitas bahwa pasukan komando Amerika itu “melatih” pasukan darat Saudi untuk mengamankan perbatasan mereka dalam menghadapi serangan balik dari Yaman.

Pasukan khusus Amerika menggunakan pesawat mata-mata yang dapat mengumpulkan sinyal elektronik untuk melacak senjata di Yaman dan lokasi peluncurannya, para pejabat itu menambahkan.

Baca: Inilah Serangan Paling Brutal dan Biadab Saudi-Amerika di Yaman

Pasukan Saudi juga bekerja sama dengan para ahli intelijen AS di kota Najran, sebelah selatan Saudi, yang menjadi target beberapa serangan pembalasan Yaman, tambah laporan itu.

Pengerahan itu berlangsung beberapa minggu setelah rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman mengenai ibu kota Saudi, Riyadh. Kerajaan mengklaim bahwa mereka telah mencegat rudal itu, tetapi rekaman dan foto-foto yang dibagikan kemudian dari serangan itu menimbulkan keraguan serius atas klaim itu.

Baca: Saudi Siapkan Serangan Besar Ke Yaman Dengan Dukungan Amerika

Pasukan Yaman secara teratur menembakkan rudal balistik pada posisi di dalam Arab Saudi sebagai pembalasan atas serangan Riyadh terhadap negara mereka. Setidaknya delapan rudal Yaman ditembakkan ke “target ekonomi dan vital” lainnya di Jizan Arab Saudi.

Operasi Baret Hijau tampaknya berjalan bertentangan dengan klaim Pentagon bahwa kontribusi Washington terhadap perang yang dipimpin Saudi terhadap Yaman terbatas pada pengisian bahan bakar pesawat, logistik, dan layanan intelijen. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: