Internasional

Balas Dendam, Saudi Akan Serang Pelabuhan Hudaydah Yaman Gunakan MOAB

Jum’at, 03 Februari 2017  07.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Sebuah sumber khusus Saudi mengungkapkan kepada Middle East Panorama melalui panggilan telepon pada rabu malam (01/02) bahwa pesawat-pesawat tempur Saudi yang berada di pangkalan udara Khamis Mushayt tengah dilengkapi dengan bom berdaya ledak tinggi “MOAB” yang dampak ledakannya dapat mencapai radius lebih dari 4 km, yang akan digunakan untuk mengebom pelabuhan Hudaydah dalam waktu yang belum ditentukan. (Baca: Rudal Scud Yaman Gempur Kamp Militer Penting Saudi-UEA di Laut Merah)

Sumber tersebut mengatakan bahwa keputusan untuk mengebom pelabuhan Hudaydah dan menghancurkannya diambil oleh pimpinan koalisi Saudi pada rabu malam (01/02) dengan berdiskusi dan berkonsultasi dengan AS dan Israel. Dan dengan maksud hati yang ingin menyerang pelabuhan Hudaydah, saat itu Saudi menyebarkan berita bahwa pelabuhan Hudaydah dijadikan oleh pasukan Houthi sebagai pangkalan militer mereka. Selain itu, keputusan untuk menyerang pelabuhan Hudaydah ini disebut-sebut sebagai balasan atas penyerangan kapal perang Saudi “Al-Madinah 207”.

Sumber ini menegaskan bahwa dua pesawat tempur Israel akan memimpin dua pesawat yang akan menghancurkan pelabuhan Hudaydah dan wilayah-wilayah di sekitarnya untuk memotong segala bentuk akses pasokan makanan dan selainnya bagi warga sipil Yaman dan membuat mereka kelaparan agar warga sipil Yaman melakukan pemberontakan pada pemerintahan baru mereka. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pelabuhan Hudaydah ini adalah pelabuhan yang penting bagi rakyat Yaman karena ia merupakan pusat lembaga pelabuhan-pelabuhan di Laut Merah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat serta merupakan dermaga untuk bongkar muat bahan makanan, obat-obatan dan produk-produk minyak, seperti dilansir Middle East Panorama (02/02). (Baca: Yaman Tenggelamkan Empat kapal Perang Saudi di Mokha)

Perlu diingat, bahwa bom jenis ini pernah digunakan pertama kali pada agresi Saudi terhadap Yaman pada 20 April 2015 di wilayah Fag Attan yang telah menewaskan 84 warga sipil dan melukai hampir 800 warga lainnya, di daerah yang membentang lebih dari 3 kilometer persegi dalam kota pemukiman, dan membuat 80% penduduk daerah yang dilempari bom tersebut mengungsi, serta merusak 700 rumah dan fasilitas layanan umum, selain itu juga menghancurkan lebih dari 200 mobil, menurut data statistik Yaman yang dikuatkan oleh laporan internasional. (SFA)

4 Comments
To Top
%d bloggers like this: