Headline News

Baghdad Kecam Serangan Udara Turki di Irak utara

Rabu, 26 April 2017 – 11.31 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Pemerintah Irak telah mengutuk serangan udara mematikan oleh pesawat tempur Turki di Irak utara, yang menewaskan setidaknya enam pejuang pesmmerga Kurdi. Juru bicara pemerintah Saad al-Hadithi, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, mengecam Ankara karena telah melanggar kedaulatan Irak. (Baca: AU Suriah Serang Markas-markas Besar ISIS di Dekat Perbatasan Irak)

“Pemerintah Irak mengecam dan menolak serangan yang dilakukan oleh pesawat Turki di wilayah Irak,” bunyi pernyataan tersebut, kutip Al Sumaria.

Otoritas regional di wilayah semi-otonom Irak Kurdistan telah mengecam serangan udara Turki di daerah Pegunungan Sinjar Senin malam, yang menyebabkan lima tentara peshmerga dan satu petugas polisi tewas.

Tentara Turki sebelumnya mengatakan telah melakukan serangan terhadap militan PKK dalam sebuah upaya yang diduga untuk mencegah pasukan Kurdi dari mengirim senjata ke Turki.

Turki sering meluncurkan serangan udara di daerah pegunungan Irak utara tanpa koordinasi dengan Baghdad. Ankara juga telah mengerahkan pasukan ke Irak, hingga memicu ketegangan dengan Baghdad. (Baca: Jubir Operasi Militer Irak: Kekuasaan ISIS Turun Drastis Hanya Sisa 6,8 Persen)

Pasukan tersebut berbasis di sebuah kota dekat kota Mosul, yang saat ini menjadi fokus operasi besar untuk membebaskannya kembali dari teroris Takfiri Daesh.

Baghdad telah berulang kali meminta Ankara untuk menarik pasukannya dari wilayah tersebut, yang menggambarkan kehadiran militer Turki di Irak sebagai pelanggaran atas kedaulatannya.

Teroris ISIS menembaki 15 warga sipil di Mosul

Dalam sebuah perkembangan terpisah, Hossameddin al-Abbar, anggota dewan provinsi Nineveh Irak, pada hari Selasa mengatakan bahwa teroris ISIS yang menyamar dengan mengenakan seragam polisi Irak, telah menembak mati setidaknya 15 warga sipil yang menyambut mereka di pusat Mosul.

“Beberapa anggota ISIS mengenakan seragam polisi federal Irak, memasuki daerah Al Maidan dan kota Tua,” kata pejabat tersebut. “Mereka mengendarai kendaraan hitam dan berpose sebagai pasukan Irak”. (Baca: Pasukan Udara Irak Hancurkan Dua Pabrik Bom ISIS di Dekat Tal Afar)

“Ketika beberapa keluarga menyambut mereka, mereka menangkap beberapa dari mereka, dan mengeksekusi setidaknya 15 orang lainnya,” tambah Abbar pada The Baghdad Post.

Sementara itu, Komando Operasi Gabungan Irak (JOC) mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa militan yang menyamar menjadi pasukan keamanan Irak memasuki daerah tersebut pada hari Senin untuk mengelabui warga. “Gerombolan teroris ISIS melakukan kejahatan brutal kemarin pagi di daerah Kota Tua Mosul,” kata JOC dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa para teroris tersebut ingin “mengetahui warga sipil yang mengungkapkan kegembiraan dan menyambut mereka dengan nyanyian.” (Baca: Paus Fransiskus Sentil AS yang Sembrono Serang Warga Sipil Mosul Irak)

JOC mengatakan bahwa mereka membunuh wanita dan anak-anak “untuk memperjelas daerah itu masih berada di bawah kendali musuh”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: