Headline News

Ayatollah Ali Khamenei: Umat Islam Wajib Memerangi Zionis Israel

Selasa, 27 Juni 2017 – 09.34 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa umat Islam saat ini berkewajiban untuk memerangi Zionis Israel dengan cara apapun yang mereka miliki. Pernyataan itu ia katakan saat menyebut Palestina sebagai isu terdepan dalam dunia Islam. (Baca: Ayatollah Ali Khamanei: 2040 Tidak Akan Ada Lagi Negara Israel)

“Menurut yurisprudensi Islam, ketika musuh menguasai tanah Muslim, Jihad dalam bentuk apapun menjadi tugas setiap orang”, ungkap pemimpin tertinggi Republik Islam Iran tersebut dihadapan para duta besar negara-negara Muslim, pejabat Iran, dan masyarakat di Teheran pada hari Senin (26/06) dalam sebuah pertemuan pada kesempatan Idul Fitri.

“Hari ini perang melawan rezim Zionis itu wajib dan perlu bagi umat Islam. Mengapa beberapa menghindari tugas ini? “Ayatollah Khamenei menambahkan. (Baca: Pemimpin Tinggi Iran: Kemajuan Indonesia Adalah Sumber Kebanggaan Umat Islam)

Pemimpin revolusi Iran tersebut juga menyentuh konflik yang sedang berlangsung di Yaman, Suriah, Irak dan Afrika Utara, dan memperingatkan akan “bahaya besar dalam hal ini yaitu untuk mengaburkan masalah Palestina agar dilupakan”.

“Palestina adalah isu nomor satu dunia Islam, namun beberapa negara Islam bertindak sedemikian rupa sehingga kasus Palestina diabaikan dan terlupakan.”

Ayatollah Khamenei menggambarkan perpecahan sebagai “masalah paling penting dan luka besar di tubuh dunia Islam” dalam menghadapi usaha para musuh untuk mengipas api perselisihan sektarian, agama dan teritorial. (Baca: Inilah Rencana Jahat Amerika, Zionis dan Wahabi di Timur Tengah)

“Divisi dan perselisihan itu berbahaya bagi Islam dan umat Islam. Di sisi lain, kedekatan antara negara-negara Islam dan menghindari penggunaan kekerasan satu sama lain adalah sesuai dengan kebijaksanaan Ilahi dan untuk kepentingan semua negara Islam.”

Pemimpin tertinggi Iran itu juga menyinggung ucapan seorang anggota parlemen AS bulan ini yang tampaknya mendukung serangan teror di Teheran oleh Daesh dan menyiratkan bahwa ini adalah strategi Presiden Donald Trump.

“Bukanlah hal yang baik bagi kita pada akhirnya, Amerika Serikat akhirnya mendukung Sunni yang akan menyerang ancaman Hizbullah dan Syiah kepada kita? Bukankah itu hal yang baik?”  ungkap senator partai Republik Amerika  Dana Rohrabacher mengatakan dalam sebuah Sidang Komite Luar Negeri kongres.

Ayatollah Khamenei mengatakan, “Seorang anggota kongres AS yang membela komunitas Sunni melawan Syiah, sementara mereka (sebenarnya) memusuhi inti Islam dan Muslim, ini adalah sebuah persekongkolan yang kejam”. “Dan masalah ini menuntut kesadaran dan kepedulian, tapi sayangnya, pihak berwenang negara-negara Islam mengabaikan permusuhan ini,” tambahnya. (Baca: Demo Al-Quds : Suara Keadilan Muslim atas Penjajahan Zionis)

Pemimpin Iran lebih lanjut memuji demonstrasi Hari Quds pada hari Jumat dan jumlah peserta yang besar di Teheran dan kota-kota lain di seluruh Iran untuk membela rakyat Palestina sebagai “contoh persatuan Islam yang membanggakan.”

“Arti persatuan Islam adalah bahwa orang-orang Syiah dalam keadaan berpuasa, datang ke jalanan dengan segenap kebesaran dan mengungkapkan empati dan simpati kepada orang-orang Palestina yang adalah orang-orang Sunni.” (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: