Fokus

Ayatollah Ali Khamenei: Pembicaraan dengan AS Tak Berguna, Tapi dengan Eropa Bisa Dilanjutkan

Ayatullah Ali Khamanei, Iran
Pemimpin Tinggi Revolusi Iran

TEHERAN – Pemimpin Tinggi Revolusi Islam Iran Ayatullah Ali Khamenei mengatakan bahwa pembicaraan dengan AS “tidak berguna”, namun dia menambahkan bahwa negosiasi dengan Eropa harus dilanjutkan, meski Iran tidak bisa berharap banyak pada paket proposal mereka.

Baca: Ayatollah Ali Khamanei: AS Akan Sia-sia Pecah Belah Bangsa Iran

“Saya telah lama menegaskan bahwa tidak mungkin untuk mengandalkan kata-kata dan bahkan tanda tangan dari Amerika, sehingga negosiasi dengan Amerika Serikat tidak ada gunanya,” kata Pemimpin Iran tersebut dalam pertemuan dengan duta besar dan diplomat Iran di Tehran, Sabtu (21/07).

Ia menggambarkan bahwa adalah suatu “kesalahan yang jelas” untuk percaya bahwa bernegosiasi dengan AS akan membantu Iran memecahkan masalah-masalah negara itu.

“Ada banyak negara di Afrika, Asia dan Amerika Latin yang memiliki hubungan dengan AS tetapi masih menderita berbagai masalah,” katanya, menambahkan, “AS memiliki masalah mendasar dengan berdirinya Republik Islam Iran.”

Ayatullah Khamenei menyentuh “permusuhan AS yang mengakar” dengan bangsa Iran, mengatakan bahwa oposisi Washington terhadap kemampuan nuklir Iran dan perannya di kawasan berakar dari permusuhan dengan “elemen-elemen otoritas sistem Islam.”

Baca: Ayatullah Ali Khamanei: Semua Cara AS Hancurkan Iran Gagal Total

Ia mengatakan penentangan Amerika terhadap kemampuan Iran untuk mengembangkan program energi nuklirnya serta rencananya untuk membantu sekutu regionalnya adalah contoh kebencian Amerika terhadap Iran.

“Kehadiran (Iran) di kawasan adalah salah satu elemen kekuatan dan keamanan Iran, dan itu dianggap sebagai tujuan strategis negara, dan itu mengapa musuh menentangnya,” tambahnya.

Pemimpin Iran itu mengatakan bahwa Amerika ingin kembali ke posisi mereka di Iran sebelum Revolusi Islam pada 1979 ketika mantan pemimpin negeri itu (Shah) adalah sekutu penting Amerika Serikat, menambahkan bahwa AS  tidak akan puas dengan apapun selain itu.

Baca: Pesan Dahsyat Ayatollah Ali Khamanei di Depan Para Jenderal Iran

Sementara itu, pemimpin Iran juga mengatakan bahwa dengan Eropa, pembicaraan harus terus dilanjutkan guna menjamin kepentingan Iran di bawah kesepakatan nuklir 2015 yang ingin dipertahankan oleh blok tersebut meskipun Washington menarik diri pada bulan Mei.

“Negosiasi dengan Eropa tidak boleh diputus, tetapi kita tidak perlu menunggu terlalu lama untuk paket Eropa dan sebagai gantinya, kita harus melakukan banyak pekerjaan di dalam negeri,” kata Ayatullah Khamenei.

Awal bulan ini, Iran mengatakan telah menolak paket proposal Uni Eropa untuk masa depan kesepakatan nuklir 2015. Rincian proposal tersebut tidak pernah dipublikasikan.

Namun, Teheran mengatakan telah mengembalikan paket proposal itu untuk direvisi, mengatakan proposal blok itu tidak menjamin bahwa Republik Islam akan mendapat manfaat dari kesepakatan nuklir jika tetap dipertahankan.

Sebelum pernyataan Ayatullah Khamenei, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa kementeriannya telah menyusun rencana komprehensif untuk membantu memperluas ikatan ekonomi negara dengan negara tetangga serta negara lainnya.

Zarif mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Iran juga berhasil menggagalkan apa yang ia sebut sebagai sebuah proyek Israel untuk menggambarkan Iran sebagai ancaman.

Ia mengingatkan upaya Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menakut-nakuti dunia dari Iran, menyebut upaya-upaya seperti adalah “sandiwara murahan” yang tidak menghasilkan apa pun kecuali isolasi bagi mereka sendiri.

Zarif lebih lanjut mengatakan bahwa “kamar perang” telah dibuat di negara-negara tertentu untuk menekan Iran, tetapi upaya itu sia-sia.

Ia mengatakan bahwa Iran telah mengatakan kepada negara-negara lain termasuk sekutu Amerika bahwa melawan intimidasi Amerika harus melampaui komitmen politik dan melibatkan langkah-langkah praktis.

“Kami telah melalui masa-masa sulit,” kata menteri Iran. “Kami akan dapat mengatasi masalah melalui kerja sama dan kesatuan tanpa menderita bahaya apapun di bawah bimbingan Kepemimpinan Iran dan bantuan rakyat.” (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: