Asia

Australia Khawatirkan ISIS Deklarasikan Kekhilafannya di Filipina Selatan

Minggu, 26 Maret 2017 – 17.46 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AUSTRALIA – Pemerintah Australia dan sekutunya telah mempersiapkan diri akan kemungkinan Negara Islam atau ISIS mendeklarasikan khalifah di Filipina Selatan. Demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop. (Baca: Pemimpin Khilafah ISIS Asal Saudi “Jazrawi” Seorang Gay dan Suka Sodomi Anak di Bawah Umur)

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Bishop menggambarkan munculnya ekstremisme di negara Asia Tenggara sebagai salah satu kekhawatiran terbesar. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson, baru-baru ini.

Bishop mengatakan pihak berwenang mengkhawatirkan sekitar 600 pejuang asing dari Asia Tenggara yang masih hidup di Irak dan Suriah. Mereka kemudian kembali ke daerahnya untuk menyebarkan tujuan ekstremis mereka.

“Hal ini membawa ancaman nyata di depan pintu rumah kita,” katanya seperti dikutip dari Asian Correspondent, Minggu (26/3/2017). (Baca: GAWAT.. ISIS Aktif Sebarkan Propaganda ‘Khilafah’ di Sejumlah Masjid di Jakarta)

“Ancaman itu menjadi perhatian khusus karena pemimpin kelompok teroris yang berbasis di Filipina, Abu Sayyaf, baru-baru ini dinyatakan sebagai ‘Amir’ (pemimpin) oleh Negara Islam,” imbuh Bishop.

Ia melanjutkan untuk menambahkan bahwa perhatian utama Australia dalam memerangi ISIS mengambil langkah-langkah untuk mencegah munculnya kelompok yang sama setelah kekalahannya. (Baca: Video Gus Sholah Semprot HTI, Mendirikan Khilafah Akan Hancurkan Negara)

“Kami tidak ingin melihatnya muncul di tempat lain di dunia, jika tidak, kami akan kembali dalam waktu beberapa tahun berbicara tentang bagaimana untuk mengalahkan kekhalifahan di Filipina selatan, misalnya,” tukasnya. (SFA)

Sumber: SindoNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: